Iklan

Iklan

Diskotik Champion dan Barak Narkoba Yang Dikelola 'SP' Digrebek Polisi

Sabtu, 07 Agustus 2021, 8/07/2021 WIB
Oleh Berita
Ket Poto : saat Pemkab Kabupaten Langkat mensegel Diskotik Champion 

SNIPERS.NEWS | Binjai - Pasca tewasnya Santi (47) warga Kota Medan, Polisi langsung melakukan penggerebekan di lokasi yang dijadikan sarang narkoba. Berdasarkan informasi yang beredar dimasyarakat, diskotik Champions dan barak narkoba tersebut milik Supris, yang belakangan ini sering disorot media.

Informasi yang diperoleh, penggerebekan dipimpin langsung Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol. Wisnu Cornelius, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizki Pratama, S.I.K., Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Riyan Pramana dan Kanit Pidum Iptu Hotdiatur Purba, S.Tr.K., serta melibatkan personil, Sat Sabhara Polres Binjai, Propam Polres Binjai.

Penggerebekan dilakukan, pada Kamis (05/8) sekira pukul 12.00 Wib. Adapun yang menjadi objek lokasi penyakit masyarakat, lokasi perjudian dan Barak Narkoba serta Diskotik Champion Di Kampung Kloneng Dusun Binangun Desa Kwala Mencirim Kabupaten Langkat.

Dari hasil pelaksanaan tugas penertiban Judi dan Barak Narkoba serta Diskotik Champion, yang berada di Wilayah Hukum Polres Binjai, mengamankan, 1 ( satu ) orang penjaga barak Siswanta Purba (43), warga Pasar 4 Dusun 6 Namoterasi Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, 22 ( dua puluh Dua ) Unit Mesin Jakcpot, dan 2 (Dua) Unit Mesin judi tembak ikan.

Dimana penggrebekan yang dilakukan pihak Kepolisian diduga sudah bocor. Pasalnya, menurut informasi yang beredar setiap harinya di lokasi tersebut ramai dikunjungi oleh para penikmat narkoba. Namun, kedatangan petugas disinyalir sudah terendus oleh pihak pengelola barak narkoba tersebut. Penggerebekan inipun diduga dipicu tewasnya Santi karena Overdosis obat-obatan terlarang.

Selanjutnya, penjaga barak dan barang bukti mesin jekpot dan tembak ikan yang ada di lokasi diamankan ke Polres Binjai guna dilakukan proses Penyidikan lebih lanjut.

Direktorat Narkoba Poldasu Kombes Pol. Wisnu Cornelius, ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (6/8), melalui via selulernya, "Silahkan konfirmasi ke Kapolres Binjai," tulisnya dalam pesan WhatsApp. 

Sementara itu Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutradjo, S.I.K., tidak dapat dihubungi. Pasalnya, Romadhoni selalu menghindar ketika dikonfirmasi terkait aktifitas ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Binjai.*

(Raiyan

TerPopuler

> Whatsapp-Button