Iklan

Iklan

Pemuda Tenggelam di Aliran Sungai Bendungan Sampean Baru Tapen Bondowoso

Selasa, 10 Agustus 2021, 8/10/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Bondowoso -
Warga Desa Tapen, blok Bendungan Sampean Baru, Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso digegerkan dengan meninggalnya seorang pemuda yang di duga tenggelam saat mandi di saluran belakang pintu bendungan aliran Sungai Bendungan Sampean Baru, Selasa (10/8/2021).

Mendengar kejadian tersebut Muspika Kecamatan Tapen bersama Tim Tenaga Kesehatan, BPBD Bondowoso dan Aparatur Desa Tapen, terjun langsung ke lokasi kejadian. Tim bersama warga setempat melakukan evakuasi mengangkat korban dari aliran sungai bendungan sampean baru.

Anggota Koramil 0822/11 Sertu Lolok saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, korban datang ke lokasi Bendungan Sampean Baru bersama dengan temannya M.Farhan dan korban tiba di lokasi sekitar jam 12.30 Wib, namun hanya korban yang mandi tapi na'as korban terbawa arus dan tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan.

"Korban diketahui bernama Faisal (17), warga Dusun Darungan RT.18 RW.03 Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso, datang ke lokasi bendungan lewat pintu belakang atau jalan pintas karena lokasi bendungan ditutup untuk pengunjung," jelas Babinsa Tapen.
                                 

Kapolsek Tapen AKP Karsiyanto SH, ketika dikonfirmasi melalui Kanit Intel Bripka Hendra Darmawan mengatakan korban meloncat mandi namun tidak muncul-muncul, M. Farhan (temannya) pun panik, akhirnya meminta bantuan warga sekitar. Petugas Bendungan Sampean Baru melakukan tindakan penutupan saluran air, sehingga pada jam 14.00 Wib, Faisal (korban) berhasil ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban di evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tapen dan dilakukan visum luar. Pihak keluarga menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dengan membuat pernyataan, selanjutnya jenasah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan mobil ambulance Puskesmas Tapen untuk dilakukan prosesi pemakaman," pungkas Bripka Hendra Darmawan, SH.*

(suwaris)

TerPopuler

> Whatsapp-Button