Iklan

Iklan

Walikota Tangerang Akui Bansos di Wilayahnya Ada Pemotongan

Sabtu, 21 Agustus 2021, 8/21/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Tangerang - Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengakui adanya masalah manajemen data dalam pemberian bantuan sosial. Hal itu diketahui saat adanya sidak yang dilakukan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini beberapa minggu yang lalu.

Risma meminta Pemerintah Kota Tangerang membenahi data warga penerima setiap bulan, agar tidak muncul data siluman. 
Kementerian Sosial menyebut, membenahi data penerima bantuan sosial untuk mencegah korupsi yang sama berulang.

Menteri Sosial Tri Rismaharini juga mengatakan, permasalahan ini sangat serius karena terlalu banyak data untuk menyalurkan bansos.

Risma mengakui banyaknya data siluman dan data yang sudah tak valid, seperti penerima ganda dan pindah wilayah.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief Wismansyah menyebut ada 18 temuan bantuan sosial salah sasaran, dan 165 laporan tidak menerima bansos. "Masih banyak lagi laporan yang belum tertampung," ujar Arief. 

Arief juga mengakui masih adanya pungutan liar yang ditemukan pada saat pembagian bansos di wilayahnya. Seperti di Wilayah Kecamatan Pinang, masih banyak ditemukan pungli.

Bahkan menurut warga, banyak yang tidak mendapatkan bantuan bansos, ada juga dipotong 100 ribu terutama di Kelurahan Panunggangan Utara dan Kelurahan lainnya di kawasan Kecamatan Pinang Tangerang. 

Menurut Uti, selaku Ketua RW 04 dari Kecamatan Pinang, bahwa Camat Kaonang harus bertanggung jawab dalam menyikapi persoalan ini.

"Bukan sebaliknya, ini katanya warga Kecamatan Pinang rata kebagian semua.
Padahal kenyataannya tidak seperti itu," ungkap Uti dengan nada kesalnya.*

(Saidi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button