Iklan

Iklan

Pangdam XVI/Pattimura Kunker Ke Yonif RK 732/Banau

Kamis, 09 September 2021, 9/09/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Jailolo - Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., beserta Ketua Persit KCK PD XVI/Ptm Ny. Shinta Bambang Ismawan yang didampingi oleh Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 152/Baabullah PD XVI/Ptm Ny. Zuchriah Bandara, tiba di Mako Yonif RK 732/Banau. 

Kedatangan rombongan Pangdam tersebut disambut dengan penuh semangat oleh Danyonif RK 732/Banau beserta seluruh Prajurit dan Persit Yonif RK 732/Banau, Rabu 8 September 2021.

Selanjutnya, Pangdam XVI/Pattimura memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan Persit Yonif RK 732/Banau di Aula Yonif RK 732/Banau.

"Menjadi seorang Tentara adalah suatu kehormatan dan harus mencintai pekerjaan tersebut," ujar orang nomor 1 di Kodam XVI/ Pattimura.

Ditambahkan Pangdam, bahwa hal yang menjadi suatu kebanggaan menjadi seorang Prajurit TNI adalah mengikuti tugas penugasan.


"Saya berharap, lakukanlah Satgas PAM Rahwan ini dengan sebaik-baiknya dan hindari pelanggaran, baik dan buruknya satuan ini berada di tangan semua prajurit Yonif RK 732/Banau. Saya titipkan Batalyon RK 732/Banau ini kepada semua prajurit dan cintailah satuan kalian ini," kata Pangdam.

Pangdam juga berharap, Prajurit dan Persit Yonif RK 732/Banau dapat saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelaksanaan tugas kedepannya. 

"Kemudian dalam masa Pandemi saat ini, Prajurit dan Persit harus tetap menjaga kesehatan dan melaksanakan disiplin Protokol kesehatan serta menjaga ketahanan sistem imun masing-masing, gunakan waktu yang ada untuk meningkatkan ibadah masing-masing," ungkap pangdam.

Mengakhiri pengarahannya, Pangdam menekankan kepada Prajurit Yonif RK 732/Banau untuk menghindari bentuk pelanggaran apapun, termasuk narkoba. Karena, kasus narkoba hukumannya hanya satu, yaitu pecat. 

Untuk Persit, Pangdam juga berpesan agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, serta mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial.*

(Ajid Tomagola)

Sumber : Pendam 16

TerPopuler

> Whatsapp-Button