Puluhan Babinsa Kodim 0822 Bondowoso Sukseskan Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021

Senin, 20 September 2021, 9/20/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS


SNIPERS.NEWS |  Bondowoso - Bertempat di lapangan apel Mapolres Bondowoso Jl. Veteran Nomor 01 Bondowoso telah dilaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 dalam rangka 'Cipta Kondisi' guna meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan tertib berlalu lintas guna mencegah penyebaran Covid -19 dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap di wilayah Bondowoso, Senin (20/9/2021). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Bondowoso Kompol Susiyanto, S.Sos, Danramil 0822/01 Bondowoso Kapten Kav Andoko, dan Sekdin BPBD Bondowoso Adi Sunaryadi, M.Si serta Kasat Pol PP Bondowoso Slamet Yantoko, S.Sos.

Adapun Amanat Kapolda Jatim yang dibacakan Wakapolres Bondowoso dengan inti sebagai berikut. "Marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas segala rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka 'Operasi Patuh Semeru' tahun 2021 dalam keadaan sehat wal'afiat," kata Wakapolres.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan Operasi Patuh pada tahun 2021 ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan Operasi pada tahun 2020 dimana pelaksanaannya masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 sehingga fokus pelaksanaan operasi ini lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat Preemtif dan Preventif terutama dalam rangka sosialisasi kepatuhan Protokol Kesehatan kepada masyarakat selain juga memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.

"Kita patut bersyukur karena angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur saat ini mengalami penurunan yang signifikan, dimana untuk tambahan kasus aktif rata-rata sekitar 200-300 orang per hari sedangkan angka kesembuhan terus bertambah secara signifikan, demikian juga dengan keterisian tempat tidur/BOR (Bed Occupancy Rate) mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 21 %," terangnya.

Untuk BOR ICU dan 13 % untuk BOR Isolasi, bahkan untuk saat ini seluruh wilayah Jawa Timur masuk PPKM Level 2 dan 3 dan sudah tidak ada lagi Zona Merah di wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut menurutnya berbeda jauh dibandingkan pada saat awal Mei hingga akhir Juli Tahun 2021. Dimana, angka penambahan kasus aktif lebih dari 6.000 per hari dan angka kematian di Jawa Timur termasuk provinsi tertinggi dengan jumlah sekitar 300 per hari.

"Demikian juga dengan BOR hingga mencapai 96 % sehingga pada saat itu dilakukan penambahan tempat perawatan baik yang berupa Rumah Sakit Lapangan (RSL) maupun tempat Isolasi Terpusat (Isoter) yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur," imbuhnya.

Saat ini di wilayah Jawa Timur sudah mengalami penurunan Level PPKM dimana Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dikurangi dan beberapa area publik sudah mulai dibuka kembali, sehingga perlu diwaspadai adanya peningkatan pergerakan kendaraan atau moda transportasi yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan terutama pada areal trouble spot, selain itu juga yang perlu diantisipasi adalah kerumunan massa di lokasi wisata dan pusat hiburan masyarakat lainnya guna mencegah penyebaran Covid-19 agar kejadian pada saat bulan Mei hingga Juli 2021 tidak terulang kembali.

Pelaksanaan Operasi ini berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 20 September sampai dengan 3 Oktober 2021 di seluruh wilayah Jawa Timur dalam bentuk kamseltibcarlantas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polantas guna memutus penyebaran Covid-19.*

(suwaris)

Sumber : Pendim 0822 Bondowoso.

TerPopuler

> Whatsapp-Button