Senilai Puluhan Juta Rupiah, Klasis GPM Bacan, Bersama Ormas Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang

Selasa, 21 September 2021, 9/21/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Halsel - Desa Kuwo Kecamatan Gane Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) adalah merupakan wilayah yang sering terkena banjir bandang dalam tiga tahun berturut-turut.

Semenjak 2019 hingga 2021 ini, sudah memakan korban harta 21 unit rumah warga. Dan hingga saat ini, sebagian warga masih dalam penantian sentuhan pihak pemerintah daerah untuk dapat memberikan bantuan berupa rumah yang layak huni.

Terhimpun, OKP dan Ormas Halmahera Selatan, yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Ikatan Canga Muda (ICM), Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Bacan, Barisan Muda Salawaku (BMS) dan Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau Bacan, Selasa (21/09/21).

Distribusi bantuan yang dilakukan berupa beras, gula, supermie dan sembako lainya, yang mencapai nilai puluhan juta rupiah. Hal itu sangat diapresiasi masyarakat Desa Kuwo. "Kami sangat berterima kasih," ungkap salah satu warga penerima bantuan.

Albert Efraim Kofit, M.Si., selaku Ketua Klasis GPM Pulau-pulau bacan dan juga selaku koordinator tim penyerahan bantuan memberi komentar pada awak media disaat pasca pendistribusian.


"Kehadiran kami disini karena keterpanggilan kemanusiaan, dan melihat secara langsung dampak bencana terhadap keluarga kita yang mengalaminya," katanya.

"Kita hidup dinegara ini tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah, dari keamanan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Jadi, kedatangan kami ini hendak juga membantu pemerintah. Dan kami berharap ada langka-langka praktis, dalam perencanaan pembangunan lewat APBD, mungkin di tahun depan dapat dibahasnya hingga dijadikan prioritas membangun rumah warga," ucap Ketua Klasis ini.

Lanjutnya, "kami berharap kepada wakil rakyat yang berasal dari Dapil Gane dapat melihat masyarakatnya,bbukan hanya dijadikan sebagai pengumpul suara, tapi mereka juga bagian dari hati nurani  sehingga, mereka juga butuh sentuhan Parlemen yang ada di kursi empuk," tegas Albert.

Senada yang disampaikan Ketua Daerah AMGPM Pulau-pulau Bacan M. Wattimuri, "dari pasca banjir ini, sesuatu yang bukan main main harus ada tanggapan yang jauh lebih serius dari pemerintah daerah, untuk lebih fokus pada kebutuhan warga," tutup M. Wattimuri.*

(Jeffri)

TerPopuler

> Whatsapp-Button