Tawuran Kembali Pecah di Pekan Labuhan, Begini Tanggapan Epza

Jumat, 17 September 2021, 9/17/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | M. Labuhan - Pecahnya kembali aksi tawuran antar kelompok warga di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan tepatnya di Jalan KL. Yos Sudarso KM 18 pada Kamis malam mengindikasikan, bahwa persoalan Keamananan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Medan Labuhan belum kondusif.

Hal itu disampaikan pengamat Hukum dan Sosial Eka Putra Zakran, S.H., M.H. (Epza) kepada media pada Jum'at (17/9) di Medan.

"Saya sangat menyesalkan terjadinya tawuran antar kelompok warga masyarakat secara berulang di Wilayah Hukum (Wilkum) Pores Belawan. Mengapa, karena jaminan Kamtibmas itu penting, agar masyarakat menjadi tenang," ujar Epza yang juga merupakan Ketua Gerakan Pemuda Pelajar Peduli Medan Utara (GP3MU) itu.

Sebagai warga Kelurahan Tangkahan yang notabene adalah wilayah Medan Bagian Utara, dirinya sangat menyesalkan adanya aksi-aksi tawuran dari kelompok warga ini. Ia justru berharap, baik Medan Utara ataupun Kota Medan secara keseluruhan aman, bebas dari aksi-aksi tawuran kelompok masyarakat.

"Saya agak heran, mengapa di daerah Pekan Labuhan dan Belawan acap kali pecah tawuran antar kelompok warga. Tawuran ini efeknya gak baik, walau tak menelan korban jiwa, namun sejumlah rumah warga jadi sasaran pelemparan batu dan benda-benda lainnya oleh para pelaku tawuran," ucap Epza, yang juga anggota DPC Peradi Medan ini.

Entah apa saja pemicunya. Yang pasti, kalau namanya ada tawuran, kata Epza, hal itu mengindikasi bahwa Kamtibmas di wilayah hukum tersebut bermasalah.

Lebih jauh EPZA menerangkan, bahwa pecahnya tawuran antar kelompok warga Pekan Labuhan kali ini kabarnya diduga buntut dari aksi balas dendam, lantaran beberapa waktu lalu ada seorang pemuda yang diamuk warga.

Akibat sering terjadinya aksi-aksi brutal berupa tawuran antar kelompok warga masyarakat ini di Kecamatan Medan Labuhan dan Belawan, diharapkan agar aparat Kepolisian supaya lebih meningkatkan lagi jaminan pengamanan terhadap Kamtibmas di wilayah hukum Polres Belawan. 

"Harapan kita ke depan, jangan ada lagi aksi-aksi tawuran antar kelompok warga, walau kali ini belum ada korban tewas, tapi tak tertutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi," harapnya. 

Kota Medan ini harus di rawat dan di jaga bersama. Selain peran aparat kepolisian, peran masyarakat juga tak kalah pentingnya dalam mewujudkan Kamtibmas, sehingga Kota Medan secara umum dan Medan Utara khususnya menjadi lebih tertib, lebih aman dan tentram.

"Analisis saya, untuk mewujudkan hal tersebut, maka sangat diperlukan akal pikiran yang jernih, orisinil dan sehat. Sehat dalam artian bukan hanya fisik tapi juga psikis masyarakat harus sehat," tutup alumni Magister Hukum Kesehatan UNPAB itu.*

(Hendra)

TerPopuler

> Whatsapp-Button