Tradisi Tedak Siten Masih Kental di Probolinggo, Begini Ceritanya

Minggu, 19 September 2021, 9/19/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo -  Kebahagian kini tengah menyelimuti Agus Suparman dan Adelia Ratnasari yang merupakan pasangan suami istri, keduannya baru menggelar prosesi tedak siten (adat jawa turun tanah-red) untuk sang buah hati yang diberi nama Zunaira Gusman Daelani Almahyra.

Salah satu upacara adat di Desa Wringinanom Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo, yang hingga saat ini masih sering dilakukan oleh masyarakat suku jawa yakni tedak siten. Tradisi ini digelar saat pertama kali seorang anak belajar menginjakkan kaki ke tanah di usianya yang berkisar antara tujuh atau delapan bulan.

"Semoga anak kami senantiasa diberikan kekuatan dan bekal kebahagiaan di dalam hidupnya," jelas Agus selaku orang tua kepada media Snipers.News, Sabtu (18/9/2021).
                       

Agus pun berharap, anak semata wayangnya ini kelak menjadi anak yang sholehah, tunduk patuh terhadap kedua orang tua, berguna bagi nusa dan bangsa serta agama.

"Semoga jadi anak yang cerdas dan semoga anak kami (Zuna) menjadi anak yang solehah, berbakti kepada kedua orang tua, banyak rejekinya," ucapnya.

Acara tedak siten tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai peraturan pemerintah yang berlaku saat masih pandemi covid -19.

"Karena masih dalam suasana pandemi acara saya gelar dengan cara singkat dan sederhana dengan prokes tentunya. Kami tidak menyebar undangan, untuk bingkisan sebagai ucapan rasa syukur cukup kami antar ke rumah masing-masing. Yang terpenting tidak mengurangi makna dari acara tedak siten ini," ungkap Agus.

Moment bahagia ini hanya dihadiri keluarga inti, yaitu keluarga dari Agus Suparman, yakni Misto selaku ayahanda, Parmi selaku ibunda serta keluarga besar lainnya, H. Darmo selaku orang tua dari Adelia Ratnasari serta karabat terdekat.*

(Tofa)

TerPopuler

> Whatsapp-Button