Kisah Nanang Wahyudi Menjadi Panitia Pilkades 2022, Anggaran Belum Turun

Sabtu, 30 Oktober 2021, 10/30/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Jelang Pilkades serentak yang akan di gelar pada tanggal 17 Februari 2022 di 253 desa se Kabupaten Probolinggo membutuhkan extra tenaga dan pikiran yang prima.

Pasalnya, tahapan demi tahapan yang serba instan, wajib di lalui oleh panitia pilkades demi terselenggaranya pilkades dimaksud.

Hal ini di akui Panitia Pilkades Kalirejo Kecamatan Dringu, Nanang Wahyudi. Ia mengaku perlu tenaga dan pikiran extra prima dalam setiap tahapan.

"Dari awal dilantik oleh BPD (Badan Permusyawaratan Desa), sampai sekarang, kerja kami maraton terkait tahapan pilkades," kata Nanang mengawali perbincangannya, Sabtu (30/10/2021).

Apalagi di masa pandemi ini, menurut Cak Nanang (sapaan akrabnya-red), banyak form terkait persyaratan bacalon kades (bakal calon kepala desa) yang belum ia pahami karena pakai zoom meeting.

"Termasuk anggaran beaya pilkades sampai saat ini belum turun," terangnya.

Disebutkan, ia sebagai bendahara panitia pilkades Kalirejo terpaksa pinjam kepada tetangga sebagai dana talangan untuk keperluan panitia.

"Seperti cetak banner woro-woro, foto copy form, konsumsi rapat panitia dan lain lain," imbuhnya.

Nanang berharap, pesta demokrasi rakyat yang semakin mendekat ini, pihak pemerintah daerah segera mengucurkan dana pilkades agar kinerja panitia tidak tertatih tatih.

"Kami berharap dana segera di kucurkan dari pemerintah daerah, mengingat  masih banyak PR yang harus di kerjakan dan berkaitan dengan dana," tandasnya.*

(Taufiq)

TerPopuler

> Whatsapp-Button