Pengerasan Jalan Bersumber dari DD Diduga Kecewakan Warga Sungai Keruh

Kamis, 28 Oktober 2021, 10/28/2021 WIB
Oleh Redaksi

Dok. Foto Pengerasan/Penimbunan Jalan Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebing Kabupaten Tanjab Barat. (DN)


SNIPERS.NEWS | Tanjab Barat - Sudah semestinya, pembangunan infrastruktur menjadi angan-angan dan impian seluruh masyarakat di Indonesia, agar dapat mempermudah akses di semua lini.

Sama halnya yang saat ini sedang dilakukan di daerah Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjab Barat. Pengerasan jalan yang semestinya di sambut suka cita oleh masyarakat malah mengecewakan, terutama bagi pengendara yang akan melintasi jalan tersebut.

Pasalnya, penimbunan/pengerasan jalan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa tersebut di nilai tak layak untuk dilintasi, dengan kondisi jalan yang tidak seteril.

Terlihat di lokasi, pengerjaan penimbunan/pengerasan jalan yang memiliki volume Panjang 130 meter, Lebar 3 meter dan ketebalan yang ada di RAB setebal 15 Centimeter tersebut tampak asal jadi. Batu dari timbunan tersebut juga tampak tumpang tindih dan berserakan karena tidak ada penggilasan atau pemadatan.

Salah seorang warga RT. 07, Desa Sungai Keruh yang enggan namanya disebut dalam pemberitaan ini menyebutkan, selama pengerjaan pengerasan jalan tersebut seperti tak sesuai prosedur, dan terkesan asal jadi.

"Dari awal saya melihat pengerjaan jalan ini tidak ada penggilasan oleh alat berat. Bagaimana masyarakat maupun pengendara nyaman melintasi jalan ini, jika kondisinya seperti yang kita lihat ini," katanya kepada awak media ini, Rabu (27/10/21).

Ia juga mengatakan, selain ketebalan timbunan yang tidak sesuai, yang menurut RAB mencapai 15 Centimeter, saat warga dan awak media mencoba mengukur hanya berkisar 8 hingga 10 Centimeter saja.

"Jalan ini, jika di guyur hujan terus menerus pasti akan habis timbunannya, soalnya ketebalannya itu tidak sesuai, hanya 8 hingga 10 Centimeter, kan tipis sekali itu," ujarnya menambahkan.

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan oleh awak media ini kepada Team Pengawas Keuangan lapangan Dana Desa (TPKD), yang mengatakan bahwa sesuai apa yang ada di RAB, memang benar tidak ada penggilasan. "Di RAB nya memang tidak ada digilas," jawabnya singkat.

Terkait hal itu, timbul pertanyaan aneh di semua pihak, terlebih masyarakat Desa Sungai Keruh, apakah layak penimbunan jalan tanpa ada penggilasan?, yang notabenenya penimbunan itu sendiri bertujuan untuk perbaikan infrastruktur jalan.*

(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button