Tumpukan Material Pengerjaan Drainase Desa Bandar Setia Ganggu Pengguna Jalan

Jumat, 29 Oktober 2021, 10/29/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Tumpukan material pengerjaan drainase (parit) di Jalan Terusan Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dinilai menganggu kenyamanan pengguna jalan di daerah tersebut.


Pasalnya, galian tanah dan material lainnya dari proyek drainase yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dinas Perkim Deli Serdang itu diletakan hampir seluruh badan jalan, bahkan kendaraan yang ingin melintas harus memutar balik.


Syahputra, salah satu pengendara sepeda motor saat dimintai tanggapannya mengatakan, saat ini menurutnya para pengendara merasa terganggu karena kesulitan saat melintas, terlebih jika berhadapan dengan pengguna jalan lainnya dari arah berlawanan.


"Itu sangat berbahaya sekali, kalau berpapasan dengan pengendara lainnya, apalagi batu kerikil itu bisa buat ban motor mudah tergelincir," kata Syahputra.



Hal senada juga disampaikan Sunardi, yang merupakan warga Desa Bandar Setia menilai, bahwa proses pengerjaan proyek drainase itu sangat menggangu, tanpa memikirkan keselamatan pengguna jalan. Sebab, tumpukan material diletakkan hampir memenuhi badan jalan.


"Kami berharap, abang media ini dapat menyampaikan kepada pihak pengelola proyek pembuatan drainase untuk memindah tumpukan material ke tempat yang tidak menggangu penggunaan jalan, dan secepatnya menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan sebaik - baiknya," ucap Sunardi kepada awak media ini.


Pantauan Snipers.news di lokasi, Kamis sore (28/10/21) sekira pukul 17.20 Wib, sudah tidak ada aktivitas pekerjaan apapun di lokasi, namun plank yang bertuliskan "maaf jalan anda terganggu" dibiarkan begitu saja ditengah jalan, sehingga membuat kericuhan para pengendara.


Terpisah, Kasi Drainase Dinas Perkim Deli Serdang Sidebang, saat disinggung terkait tumpukan material tersebut, yang memang sangat menganggu kenyamanan pengguna jalan, mengatakan akan segera memerintahkan pihak pelaksana pengerjaan untuk merapihkannya.



"Akan segera diperintahkan dirapikan pelaksana, terima kasih," demikian jawaban singkat Sidebang.


Sementara, awak media ini yang diminta oleh warga agar dapat berkordinasi dan menyampaikan kepada pelaksana, supaya pekerjaan tersebut dikerjakan dengan baik, belum mendapat balasan WhatsApp dari Sidebang maupun para pekerja di proyek itu.


Pasalnya, saat dipertanyakan siapa pelaksana dan pengawas berada dimana, para pekerja mengatakan tidak tahu dan tidak datang.


Hingga berita ini ditayangkan, pelaksana dan pengawas belum dapat ditemui perihal menyampaikan keluhan masyarakat.*


(R. Anggi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button