Babinsa Dampingi Persit Kodim Bangli Kunjungi Obyek Wisata Setra Ari-Ari Desa Bayung Gede

Kamis, 11 November 2021, 11/11/2021 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Bangli - Desa Bali Kuno atau Bali Aga, terdapat di sejumlah tempat di Kabupaten Bangli, beberapa yang cukup populer dan menjadi tujuan wisata adalah Desa Trunyan dan Desa Penglipuran serta Desa Bayung Gede yang tidak kalah uniknya walaupun belum sepepuler Desa lainnya.

Dan saat ini yang menjadi perhatian menarik dari salah satu Desa Bali Kuno tersebut adalah Desa Bayung Gede yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Desa tersebut menawarkan sesuatu hal unik untuk diketahui.

Nama Desa Bayung Gede Kintamani memang belum begitu populer sebagai tujuan wisata, namun Desa ini memiliki banyak budaya serta tradisi unik yang merupakan kearifan budaya lokal dan tidak pernah usang oleh jaman, seperti yang disampaikan oleh Sekdes Bayung Gede I Ketut Sandiasa pada saat mendampingi rombongan Persit Kodim Bangli. Kamis (11/11/2021).

Menurut Ketut Sandiasa selaku Sekdes Desa Bayung Gede sendiri sebagai salah satu dari Desa Bali Kuno tersebut bertahan dengan budaya dan tradisi warisan leluhurnya, bahkan sampai sekarang ini masih terjaga dengan baik, ditambah lagi suasana alam pedesaan yang tenang dan damai.


Babinsa Bayung gede Pelda Nuryamin MP saat mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan, bahwasanya Desa Bayung Gede sendiri berada di dataran tinggi pegunungan sekitar 900 mdpl, sehingga berhawa sejuk, seperti kawasan Kintamani pada umumnya. Berbagai jenis tanaman tropis bisa hidup dengan baik di kawasan ini. Kebanyakan penduduk dari Desa Bayung Gede hidup sebagai petani, hasil kebun yang cukup populer di kawasan ini adalah jeruk dan berbagai jenis sayuran.

Menurut Sekdes Bayung Gede, seperti halnya Desa Bali Aga lainnya, maka Bayung Gede memiliki banyak budaya dan tradisi unik, diantaranya Setra ari-ari, dimana saat kelahiran bayi, maka ari-ari yang biasanya ditanam (dikubur) atau di hanyut diperlakukan berbeda di Desa Bayung Gede Kintamani, ari-ari tersebut ditempatkan dalam batok kelapa, dan digantungkan di pohon pada sebuah kuburan yang khusus diperuntukkan untuk ari-ari.

Di tempat lain Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I. P., mengatakan, "kunjungan wisata yang dilakukan Persit Kodim Bangli sambil akan memperkenalkan atau mempromosikan bahwa di wilayah Kabupaten Bangli masih banyak potensi wisata yang terkenal di dalam negeri maupun luar negeri," katanya.

"Dandim berharap kedepannya Obyek Wisata Tradisional Bayung Gede bisa lebih terkenal sehingga banyak wisatawan yang berkunjung dan nantinya bisa mensejahterakan masyarakat setempat," pungkasnya.*

(Arifin/Lilik/Pendim)

TerPopuler

> Whatsapp-Button