Kankemenag Kabupaten Probolinggo Gandeng Ormas Islam, Gelar Diskusi Moderasi Agama dan Wawasan Kebangsaan

Kamis, 25 November 2021, 11/25/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Diskusi bersama untuk pengarusutamaan moderasi agama dan wawasan kebangsaan yang di gelar oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) Kankemenag Kabupaten Probolinggo, bertempat di Gedung Pertemuan Lila Catering, Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam acara diskusi tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, Kasi Bimais, H. M. Barzan Ahmadi, selaku nara sumber (narsum), Kasat Intel Polres Probolinggo AKP Bambang Sugiharto mewakili Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Kadafi, dari Kejaksaan Negeri Probolinggo Yuni Priyono Kasi Intel.

Ratusan audien dari Ormas (Organisasi Masyarakat) se Kabupaten Probolinggo yaitu PC dan PAC Fatayat, Nahdlatul Ulama, Dewan Masjid Indonesia (DMI) se Kabupaten Probolinggo, Pengurus Muhammadiah, Ansor, serta pengurus harian majelis ta'lim.
                           

Kasi Bimais Kankemenag Kabupaten Probolinggo, H. M. Barzan Ahmadi mengatakan, moderasi beragama dan wawasan kebangsaan adalah kunci persatuan Bangsa Indonesia. Pendidikan ini bertujuan untuk membentuk suatu perilaku yang baik pada masyarakat, berdasarkan nilai dan norma tauhid / aqidah, syariah dan tasawuf sehingga memiliki pemahaman cara beragama yang baik, toleransi dan tidak menyimpang.

Pengarusutamaan merupakan sebuah proses yang dijalankan untuk menggiring aspek aspek yang sebelumnya dianggap tidak penting atau bersifat marjinal ke dalam putaran pengambilan keputusan dan pengelolaan aktivitas utama kelembagaan dan program kerja.

"Maksud diskusi ini untuk menciptakan kehidupan beragama yang rukun dan harmonis, tujuannya yaitu pengarusatamaan moderasi agama dan wawasan kebangsaan untuk menciptakan NKRI yang hakiki," kata H. Barzan Ahmadi.
                            

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar menuturkan sebuah konsep dari moderasi agama dan wawasan kebangsaan ada empat macam.
1. Komitmen kebangsaan.
NKRI harga mati,
2. Anti kekerasan.
3. Menghormati menghargai perbedaan budaya.
4. Toleransi beragama.

"Negara kita ini negara yang berideologi Pancasila, maka dari itu harus diaplikasikan dalam kehidupan beragama dan berbangsa yang rukun, harmonis satu sama lain," terang Abah Bahtiar (sapaan akrabnya-red) dalam sambutannya, Kamis (25/11/2021).
                         
Ditambahkan Kankemenag, radikal itu suatu paham dimana ketika apa yang mereka lakukan tidak diikuti maka dia akan lakukan sebuah tindakan kekerasan. 

"Tujuannya, agar supaya apa yang dia ajarkan harus diikuti dan jika tidak maka akan melakukan sebuah kekerasan untuk mencapai tujuan tertentu," tutup Abah Bahtiar.

Diketahui, durasi diskusi yang digelar mulai pukul 7.30 WIB sampai selesai. Serta, gelar diskusi interaktif berjalan lancar dengan munculnya pertanyaan pertanyaan dari audien kepada nara sumber dari Polres dan Kejaksaan Negeri Probolinggo.*

(Taufiq)

TerPopuler

> Whatsapp-Button