Berkah Tahun Baru, Pedagang Ikan di Probolinggo Raup Untung Melimpah

Jumat, 31 Desember 2021, 12/31/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Tahun baru membawa berkah tersendiri bagi para pedagang ikan di Pasar Ikan Mayangan Kota Probolinggo. Pasalnya, dagangan mereka ramai diserbu oleh warga yang hendak merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan bakar ikan.

Halimah (45), salah seorang pedagang ikan setempat mengatakan, jika jelang malam pergantian tahun memang biasanya Pasar Ikan Mayangan selalu ramai dengan pengunjung. 

Bahkan, menurutnya, sebagai persiapan para pedagang ikan setempat juga sengaja menambah stok ikan dagangannya hingga dua kali lipat.

"Kalau jelang malam tahun begini, biasanya memang ramai pembeli, karena memang biasanya banyak warga yang menghabiskan malam tahun baru dengan acara bakar ikan," katanya, Jumat (31/12).

Disebutnya, ikan yang banyak jadi incaran para pengunjung di Pasar Ikan Mayangan. Yakni, Ikan Mangla, Ikan Cakalang, Ikan Tongkol, Ikan Kakap, Ikan Layur dan Ikan Kambing-kambing. Dimana ikan-ikan tersebut selain rasanya enak, juga jumlahnya cukup melimpah di sekitar akhir tahun.

"Paling diincar yakni ikan Mangla, Tongkol, dan Kambing-kambing, karena memang rasanya lebih nikmat ketika dijadikan menu ikan bakar," sebut Halimah.
                            

Untuk urusan harganya, pedagang yang telah berjualan ikan selama sekitar 20 tahun itu mengatakan, bahwa hanya terjadi sedikit kenaikan harga ikan karena momen tahun baru. Terlebih karena sifat ikan yang cepat busuk jika tak segera laku terjual.

Sehingga tak jarang pedagang ikan menjual ikannya dengan harga yang relatif murah. "Harganya mulai dari Rp. 25 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogramnya, tergantung dari jenis ikan dan bobotnya. Ditawar saja asal untung sedikit bakal dilepas," ujarnya.

Sementara itu, Yanti (30), salah seorang pengunjung Pasar Ikan Mayangan menyampaikan, jika dirinya sengaja menjadikan ikan sebagai menu dalam acara bakar ikan di malam pergantian tahun.

"Malam tahun baru sudah jadi tradisional di keluarga kami, untuk menggelar acara bakar ikan. Karenanya, kami sengaja datang ke Pasar Ikan Mayangan ini, karena ikannya relatif murah dan masih segar," terang perempuan asal Kecamatan Dringu ini.

Namun demikian, Yanti juga sempat mengeluhkan terkait dengan kondisi pasar ikan Mayangan yang kotor dan berbau. Dimana menurutnya hal itu sangat mengurangi kenyamanannya dari para pengunjung pasar.

"Namanya pasar mungkin masih wajar kalau kotor dan berbau. Namun kalau becek itu yang sangat mengganggu karena sebagai pelanggan kami juga risih kalau harus becek-becekkan. Semoga hal ini bisa jadi perhatian dari pengelola pasar," pungkasnya.*

Pewarta : Taufiq

TerPopuler

> Whatsapp-Button