Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Banggai Hadiri Peringatan Hari Ibu Ke-93

Kamis, 23 Desember 2021, 12/23/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Banggai - Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Banggai Ny. Ria Yoga menghadiri peringatan Hari Ibu ke-93 tahun 2021 di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (22/12/2021).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka, Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Dandim 1308/LB Letkol Inf. Dony Gradinan, Sekretaris Daerah Banggai Drs. Abdullah Ali, Ketua DPRD Banggai Suprapto, para Asisten Setda Banggai, OPD, Ketua TP-PKK Banggai Hj. Ir. Syamsuarni Amirudin, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 1308/LB, Ibu-ibu Darmawanita dan sekitar 50 tamu undangan.

Dalam sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan yang dibacakan Bupati Banggai mengatakan, bahwa Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember merupakan bentuk pengakuan serta penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa.

"Tanggal ini dipilih untuk menghormati kongres perempuan di Jogyakarta pada tahun 1928, yang merupakan awal bangkitnya gerakan perempuan Indonesia," ucap Bupati.

Maka dari itu, kata Bupati, peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah mother's day, melainkan momentum untuk mendorong perempuan Indonesia menjadi perempuan yang berdaya dan setara kedudukannya, serta tantangan yang melingkupi mereka.

"Begitu pula di masa yang sulit ini, perempuan-perempuan Indonesia turut hadir di garda terdepan di tengah perjuangan menuju pemberdayaan perempuan yang membawa beragam tantangan, rintangan, dan hambatan," ucap  Bupati.

Lebih lanjut Bupati menuturkan, ada satu hal yang tidak berubah, yakni perempuan Indonesa tetaplah tangguh, kuat dan berani dalam menjadi penopang hidup kaumnya menjadi sebaik-baiknya ibu bangsa. 


Melalui peringatan Hari Ibu ke-93 tahun 2021 ini, diharapkan dapat merayakan berbagai kemajuan yang berhasil diraih oleh perempuan.

"Sekaligus mengigat, bahwa perjuangan masih panjang dan harus terus dilanjutkan dengan jumlah perempuan yang mengisi hampir setengah dari populasi indonesia, kemajuan perempuan tentunya akan menjadi kemajuan bangsa, sehingga perjuangan mencapainya menjadi kewajiban semua pihak pula. Maka, kita semua, baik perempuan maupun laki laki, harus mendorong peran perempuan dalam segala bentuk dan sektor pembagunan," ucap Bupati.

Selain itu, Bupati menjelaskan, bahwa jika melihat sejarah, tentunya perjuangan para perempuan bukanlah hal yang mudah namun perempuan-perempuan Indonesia dengan gagah berani menembus batas-batas sosial, bersuara untuk memperjuangkan hak-hak kaumnya, dan bersama-sama dengan kaum laki-laki, meraih kemerdekaan pada akhirnya, konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 menjamin kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk perempuan.

"Hingga saat ini, telah banyak kemajuan yang dirasakan oleh perempuan. Namun, kesetaraan ideal yang kita cita-citakan belum sepenuhnya tercapai. Budaya patriarki yang telah mengakar selama berabad-abad masih tersisa dalam kehidupan bermasyarakat," jelas Bupati.

Olehnya itu, lanjut Bupati, perempuan masih menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam kualitas hidupnya. hal ini kemudian diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang miningkatkan kerentanan ekonomi perempuan, ketidaksetaraan gender, serta mengancam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Namun begitu, di tengah terpaan apapun, perempuan Indonesia merupakan srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan yang melingkupi mereka, begitu pula di masa yang sulit ini. 

"Perempuan-perempuan Indonesia turut hadir di garda terdepan di tengah perjuangan menuju pemberdayaan perempuan yang membawa beragam tantangan, rintangan dan hambatan. Ada satu hal yang tidak berubah, yakni perempuan Indonesa tetaplah tangguh, kuat dan berani dalam manjadi penopang hidup kaumnya menjadi sebaik-baiknya ibu bangsa berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju," tutur Bupati.*

(Yudi/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button