Tawuran Kembali Terjadi Ditengah Musyawarah Perdamaian Sedang Berlangsung

Kamis, 30 Desember 2021, 12/30/2021 WIB
Oleh DAKAR
musyawarah perdamaian antar warga kelurahan Belawan Bahagia

SNIPERS.NEWS | Belawan - Aksi tawuran di Kelurahan Belawan Bahagia kembali terjadi disaat musyawarah perdamaian antara pihak-pihak terkait sedang berlangsung, Kamis (30/12/21).

Musyawarah perdamaian ini terlaksana atas gagasan DPAC Rentan Medan Belawan, yang diketuai oleh Putra Islami dan di dukung oleh Ali Mukti Nasution, S.H., (Lurah Kelurahan Belawan Bahagia), Edi Sahputra (Babinkamtibmas), beserta tokoh masyarakat setempat. 

Diadakan di halaman Masjid Sa'adah, Jalan Sembilang No.1, Kelurahan Belawan Bahagia, musyawarah yang diprakarsai DPAC Rentan Medan Belawan ini dihadiri oleh pihak-pihak yang terkait, baik Kepala Lingkungan, Bhabinkamtibmas, warga setempat dan tokoh masyarakat yang terlibat bentrokan.


Mediasi dan musyawarah dilakukan guna mencari solusi dengan saling memberi masukan dan bekerjasama untuk mengaktifkan kembali poskamling di tiap lingkungan, untuk meminimalisir terulangnya aksi tawuran yang belakangan ini terjadi.


Dari informasi yang di dapat, bentrokan yang terjadi belakangan ini melibatkan beberapa kelompok, yakni kelompok warga Jalan Belanak Belakang yang bergabung dengan warga Anak Pajak Lama. Kemudian, warga Jalan Alu-alu dan warga Jalan Bawal.

Ditengah berjalannya musyawarah, aksi tawuran kembali terjadi, tak jauh dari lokasi musyawarah yang sedang berlangsung, tanpa diketahui penyebab dan pemicunya, dan telah mencederai musyawarah perdamaian yang sedang telah di musyawarahkan.


Respon cepat Edi Sahputra, selaku Babinkamtibmas yang langsung berkordinasi dengan Polsek dan Polres Belawan serta personil Rentan yang ada di lokasi kejadian, berhasil menggagalkan dan membubarkan aksi masa tawuran yang akan bertikai sore ini.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengaku khawatir dengan kembali terjadinya tawuran antar warga belakangan ini, atap rumah warga sampai bocor dan kaca-kaca jendela pecah karena lemparan batu.

"Saya sangat khawatir pak, tiap hari tawuran, kaca jendela hingga atap rumah jebol akibat lembaran batu," ungkapnya.

Ia selaku warga berharap, lingkungan tempat dia tinggal bisa tenteram dan tak lagi dibayang-bayangi rasa takut saat hendak keluar rumah, jangan sampai tawuran ini menjadi tradisi di sini.

"Kami selaku warga berharap, pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan, untuk menindak tegas pelaku tawuran yang sudah meresahkan masyarakat ini. Kami ingin lingkungan ini aman dan tenteram, beberapa hari ini kami mau keluar aja takut, anak mau keluar rumah atau ke sekolah aja susah," ungkapnya kembali.

Orang tua dan tokoh masyarakat setempat menjadi tonggak utama guna menyelesaikan permasalahan ini, perhatian dan kesadaran bermasyarakat terhadap ketertiban lingkungan sangat dibutuhkan saat ini.

Diharapkan, warga setempat dapat bekerjasama dengan Kepala Lingkungan dan tokoh masyarakat, untuk membantu pihak kepolisian dengan mengaktifkan kembali posko (Poskamling) di tiap lingkungan, agar dapat mengawasi kegiatan masyarakat, khususnya di jam malam, guna mencegah kembali terjadinya bentrokan antar warga di Kelurahan Belawan Bahagia ini.*

(DKR)

TerPopuler

> Whatsapp-Button