Tinjau Pos Pengamanan Terpadu Uma Anyar, 'Ini Pesan Kapolda Bali'

Jumat, 24 Desember 2021, 12/24/2021 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Denpasar - Usai meninjau Pos Pelayanan Bandara Ngurah Ra Bali, Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., dan rombongan mengecek pula kesiapan pos Pengamanan Terpadu Uma Anyar di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Jumat  (24/12/21).

Tiba dilokasi Kapolda Bali langsung memberikan arahan kepada personil Pos pengamanan terpadu agar selalu waspada dalam melaksanakan tugas di lapangan mengingat situasi Pandemi saat ini masih harus sangat di waspadai dan dalam kesempatan tersebut Kapolda juga memberikan bingkisan kepada personil yang bertugas di pos pengamanan terpadu. 

Kepada Media, Kapolda Irjen Putu Jayan mengungkapkan bahwa, Pos Uma Anyar konsentrasinya adalah posko keamanan terpadu untuk arus lalu lintas, yang merupakan lokasi jalur keluar masuknya kendaraan baik itu penumpang maupun barang yang menuju keluar masuknya dari Kota Denpasar.

“Posko ini strategis sehingga menempatkan pos pengamanan terpadu disini, gunanya pengaturan supaya tidak ada kemacetan khususnya ketika arus lalu lintas padat,” ungkap Kapolda Bali.


Lebih lanjut Kapolda mengatakan, sesuai dengan Perintah Kapolri bahwa, penempatan Pos disesuaikan dengan situasi di lapangan. Seperti pos pelayanan terpadu akan melayani tes antigen, vaksinasi, aplikasi PeduliLindungi. Begitu juga pos di pintu keluar masuk Bali, dijaga lebih ketat terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19.

Sedangkan terkait antisipasi masuknya varian baru Omicron ke Bali saat liburan Nataru, Irjen Putu Jayan menyampaikan, jika di masing-masing pos yang letaknya strategis dari kedatangan wisatawan wajib ada tenaga kesehatan dan tenaga lain terkait prokes. 

"Terutama tes antigen, apabila nanti diperlukan kami juga akan ada pelaksanaan vaksinasi, tapi akan dilihat situasi tempat dulu. Tapi itu sudah menjadi instruksi bapak Kapolri, di setiap pos pengamanan kami menyiapkan tenaga medis dan unsur pengamanan secara terpadu," ujarnya.*

(Arifin/Lilik/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button