Disabilitas Psikososial Pergi Dengan Tenang, Setelah Mendapat Perhatian Kepala Desa Bandar Khalipah

Minggu, 02 Januari 2022, 1/02/2022 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Kepedulian Pemerintah Desa mengajak warganya untuk bersama sama peduli dan bertanggung jawab sebagai caregiver bagi orang dengan Disabilitas Psikososial, maupun lansia kurang mampu yang tidak memiliki sanak family merupakan contoh nyata praktik rehabilitasi sosial berbasis masyarakat yang harus diterapkan setiap desa.

Pasalnya, baru saja almarhum Basir menghembuskan nafas terakhir pada hari Sabtu (01/01/22) ba'da Magrib. Diketahui sebelumnya, Almarhum Basir seorang lansia yang hanya memiliki  saudara lelaki dan mengalami ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dalam keadaan sakit yang cukup parah.

Berawal adanya pengaduan dari warga kepada Pemerintahan Desa, yang langsung mendapat respon cepat dari Suparyo, S.H., selaku Kepala Desa Bandar Khalipah. 

Dengan sigap, Suparyo langsung berkordinasi dengan Kepala Dusun dan RT untuk membawa Basir ke Puskesmas Bandar Khalipah, agar mendapat penanganan Serius.

Awak media yang mendapat kabar tersebut coba mendatangi puskemas dan mengkonfirmasi  kebenaran tentang keberadaan Basir. Dan benar, di dalam ruangan terlihat pria lansia yang sedang dirawat dan dijaga oleh 2 orang warga, yang tidak lain adalah tetangga Basir.

Nadia dan Tia merupakan warga sekitar yang menjaga Almarhum Basir sejak pukul 11 siang tadi. Keduanya mengaku diberi arahan oleh Pak RT untuk membantu menjagakan almarhum Basir yang sedang dirawat.

Suparyo, saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon juga membenarkan hal tersebut. Warganya yang saat ini dirawat di puskesmas tidak memiliki keluarga yang bisa menjaga Almarhum Basir.

Namun dirinya tak patah arang, Suparyo langsung nemberi arahan Ketua RT untuk mencari warga yang bisa menjaga, dan nantinya akan diberi ucapan terima kasih selama menjaga Almarhum Basir.

Berinisiatif turun langsung memobilisasi warga agar memiliki kepedulian terhadap orang dengan Disabilitas Psikososial maupun lansia, dengan komitmen yang kuat dari Kepala Desa Bandar khalipah terhadap kesehatan jiwa masyarakat di desanya. 

Masyarakat Desa Bandar Khalipah melakukan iuran rutin, yang digunakan untuk membeli kebutuhan makan warga Disabilitas Psikososial, yang tidak memiliki keluarga. Masyarakat desa juga berperan sebagai caregiver bagi penyandang Disabilitas Psikososial, dengan cara bergantian membersihkan rumahnya.

Selanjutnya, Suparyo yang mendapat kabar meninggalnya Basir lalu berkoordinasi kembali, agar kediaman Almarhum Basir yang disewakan sementara dapat dipakai untuk pelaksanaan Fardhu Kifayah.

"Kejadian hari ini merupakan permasalahan desa yang perlu digotong bareng, sama-sama berempati," ucap Suparyo.

Apa yang Suparyo lakukan, selaku Kepala Desa merupakan pembelajaran baik yang patut dicontoh oleh desa-desa lain, atas kepeduliannya kepada orang dengan Disabilitas Psikososial. Sehingga, masyarakat dapat lebih peduli dan memiliki tanggung jawab bersama terhadap orang-orang disekitarnya.

"Mereka (Penyandang Disabilitas Psikososial) juga bagian dari keluarga besar Desa Bandar Khalipah," tutup Suparyo.*

(R. Anggi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button