Mencekam, Tawuran Antar Remaja Terjadi di Berbagai Daerah di Kota Medan.

Minggu, 02 Januari 2022, 1/02/2022 WIB
Oleh DAKAR
ilustrasi aksi tawuran antar remaja


SNIPERS.NEWS
|Medan - Kota Medan mencekam, aksi tawuran antar remaja terjadi hampir di setiap daerah, hal tersebut menyebabkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan sekitar, khususnya warga Kota Medan.

Keamanan dan ketertiban bagi masyarakat Kota Medan sudah jauh dari harapan, dapat dilihat dari sepanjang kejadian yang terjadi di 1 (satu) tahun terakhir ini. Tawuran antar remaja terjadi di berbagai daerah.

Diperlukan perhatian dan solusi, baik dari pihak Kepolisian, khususnya Polda Sumatera Utara, serta pihak-pihak terkait, guna mencari dan memberikan solusi agar aksi tawuran antar remaja ini tidak meluas ke berbagai daerah, dan menjadi sebuah tradisi.

Seperti yang tertera pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Indonesia No 22 Tahun 2007 :

TENTANG BIMBINGAN PENYULUHAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : 
a. bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat Negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

b. bahwa untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satunya dalam bentuk bimbingan penyuluhan:

Cc. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Indonesia tentang Bimbingan Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat:

Mengingat : 
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168):

2. Keputusan Presiden Nomor 70 Tahun 2002 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia:

Adanya korban di antara para pelaku tawuran, ataupun warga sekitar, baik yang terluka maupun mengalami kerugian materil, merupakan sebuah PR bagi pemerintah Kota Medan, khususnya pihak Kepolisian, agar terwujudnya keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Diharapkan, Kepolisian baik Polda, Polres hingga Polsek terus membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satunya dalam bentuk bimbingan penyuluhan, pemantauan dan kontrol media sosial.

Berdasarkan pantauan tim Snipers.news, aksi tawuran yang sering terjadi belakangan ini di picu oleh maraknya group-group media sosial "facebook", yang dijadikan sebagai ajang adu gengsi dan saling ejek, dan berakhir dengan kegaduhan.

Butuh pantauan dan pembatasan, dengan maraknya grup-grup "facebook" yang telah disalahgunakan tersebut, dengan berisikan konten yang menampilkan senjata tajam, rekaman aksi tawuran, video-video extrim, dan ajakan tawuran tersebut dikhawatirkan dapat merambat ke berbagai daerah dan menimbulkan korban jiwa.

Berikut beberapa grup "facebook" yang disinyalir, dijadikan ajang kekerasan dan ajakan tawuran di Kota Medan :






dan masih banyak grup-grup lainnya..

Semakin berkembangnya teknologi membuat para orang tua harus lebih bijak dalam mengawasi anak-anak dalam pergaulan, hal ini dibutuhkan saat ini, dan menjadi peranan penting guna untuk mengantisipasi aksi-aksi kenakalan remaja yang terjadi.

Butuh perhatian khusus atas aksi tawuran yang terjadi hampir di berbagai daerah di Kota Medan ini, agar kejadian-kejadian yang terjadi belakangan ini dapat diantisipasi dan teratasi.

Terwujudnya keamanan dan ketertiban di masyarakat, merupakan tugas kita bersama.*

(Dakar)

TerPopuler

> Whatsapp-Button