Bupati Tabanan Hadiri Acara Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi

Rabu, 09 Maret 2022, 00:18 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Tabanan - Sambut baik pembangunan infrastruktur di Bali, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua DPR dan Sekda Tabanan hadir untuk menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Perjanjian Penjaminan dan Perjanjian Regres, Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi, Selasa (8/3/22).

Acara yang berlangsung di Taman Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar ini disaksikan langsung oleh Dr (HC). Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta dihadiri langsung oleh Wayan Koster selaku Gubernur Bali, Wakil Gubernur Bali, Jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Bupati Jembrana, Bupati Tabanan, Bupati Badung, Jajaran Direksi Jasa Marga Persero Tbk, Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Direktur PT. Tol Jagat Kerthi Bali, serta Para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Daerah yang terkait.

Sebagai upaya penanganan transportasi logistik dan wisata, Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi yang bernama Tol Jagat Kerthi Bali ini diharapkan akan mempersingkat waktu tempuh dari Gilimanuk menuju pusat kegiatan di Bali, serta memungkinkan perkembangan target wisata baru di sepanjang jalur. 

Tol yang membentang lebih dari 96,84 km ini akan memberdayakan 4 desa di Bali, yang terbagi menjadi 8 rest area tipe A dan B, antara lain rest area Wilayah Jembrana, sedangkan untuk Pekutatan dan Soka akan dikembangkan menjadi rest area terpadu dengan konsep mengangkat kearifan lokal UMKM, sementara Tabanan berfungsi sebagai rest area penghubung distribusi logistik dalam kota.

Dalam pertemuan ini, akan ditandatangani 3 buah perjanjian, diantaranya Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi, antara Kepala BPJT dan Direktur Utama PT Tol Jagat Kerthi Bali, dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT. PII Persero) dan Direktur Utama PT. Jagat Kerthi Bali.

Dan yang terakhir, yakni Penandatanganan Perjanjian Regres antara Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Indonesia dengan Direktu Utama PT. PII Persero.

Dengan adanya Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk - Mengwi, akan meningkatkan efisiensi perjalanan yang semula ditempuh selama 5-7 jam dalam kondisi normal, menjadi 1,5 hingga 2 jam saja. 

Dengan investasi sebesar 24,6 Triliun Rupiah, Jalan Tol ditargetkan dapat beroperasi pada bulan November tahun 2024. Oleh sebab itu, pantauan langsung progres pembangunan akan terus dilakukan oleh Menteri PUPR, seperti yang ia sampaikan dalam pertemuan itu.

"Saya akan pantau betul pembangunan ini, terlebih dalam tata kelola dan konstruksi, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Pembagunan infrastruktur harus selesai di tahun 2024. Tidak ada pembangunan baru kecuali menyelesaikan pembangunan yang sudah kita mulai di tahun 2022-2023, sehingga seluruh pembangunan fasilitas bisa siap dimanfaatkan secepatnya," ujar Basuki.  

Pembangunan Jalan Tol menjadi bagian Program prioritas pembangunan infrastruktur di darat, laut dan udara secara terintegerasi dan terkoneksi, sebagai implementasi Visi Pembangunan Bali, "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. 

Diharapkan nantinya, juga mampu menunjang perekonomian yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat di 3 wilayah yang dilalui dan Bali secara umum. 

Wayan Koster juga menegaskan, kesejahteraan nantinya tidak hanya dirasakan masyarakat Bali, tapi masyarakat Indonesia secara umum yang berkunjung ke Bali.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tabanan sangat mengapresiasi langkah Gubernur Bali dan Menteri PUPR yang melaksanakan Penandatanganan perjanjian Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi hari ini.

"Saya mewakili masyarakat Tabanan merasa bahagia, karena ini menyangkut infrastruktur. Selama ini, jalur ini terkenal sebagai jalur termacet di Bali. Jadi, dengan dibuat Jalan Tol Jagat Kerthi Bali ini, kami pastinya menyambut baik sekali apa yang telah digagas oleh Pemerintah," ungkap Sanjaya.*

(Arifin/Agung DP)

TerPopuler

> Whatsapp-Button