Disdagperin Agara Bersama BDI Medan Gelar Diklat Three In One PMKS

Rabu, 23 Maret 2022, 3/23/2022 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Agara - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdakperin) Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Diklat Three In One Angkatan Xlll Tahun 2022 Operator Mesin dan Peralatan Produksi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS).

Diklat ini digelar dalam Gedung Auditorium Stikes Nurul Hasanah Kutacane, Desa Batumbulan Asli Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (21/03/2022).

Diklat ini bekerjasama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Medan, Kementrian Peridustrian (Kemenperin). Kegiatan Diklat ini dilaksanakan selama 12 hari mulai dari tanggal 21 Maret – 01 April 2022, dengan jumlah peserta 50 orang. Peserta berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.

Terkait dengan kegiatan ini, Awak Media Snipers News Perwakilan Aceh, menemui Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tenggara Muliadi, S.Pd., M.Pd. diruang kerjanya, guna mengkonfirmasi terkait Diklat yang sedang digelar tersebut, Rabu (23/03/22).

Muliadi menyampaikan, kalau Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memberikan apresiasi dan dukungan, dengan dilaksanakannya Diklat Three in One Operator Mesin dan Peralatan Produksi pada Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS).

Muliadi, S.Pd., M.Pd. juga menyatakan, bahwa kegiatan ini memiliki arti penting untuk masyarakat, khususnya tenaga kerja dalam industri minyak kelapa sawit.

"Oleh karena itu, kami berharap melalui kegiatan ini, para tenaga kerja dan masyarakat dapat meningkatkan skill dalam pengoperasian pabrik minyak kelapa sawit dan memiliki mentalitas untuk bersaing dalam dunia usaha," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tenggara, Jamal Husin, S.H.I., M.Si., melalui WhatsApp nya mengatakan, bahwa pelatihan ini butuh kolaborasi antara Disdagperin Aceh Tenggara (Agara) dengan Balai Diklat Industri Medan, untuk tercapainya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan praktis yang mumpuni dan mampu bersaing dalam dunia kerja Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS).


Sekretaris Disdagperin Kabupaten Aceh Tenggara Muliyadi kembali mengatakan, bahwa Pelatihan ini sangat penting bagi mereka yang ingin maju dan punya skill di bidang operator dan peralatan produksi di pabrik kelapa sawit.

Muliadi menambahkan, kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini agar merasa bangga, karena tidak semua orang bisa mengikuti pelatihan ini.

"Maka dari itu, kami berharap kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan jangan sia-siakan kesempatan ini," ujar Muliadi.

Sementara itu, di lokasi yang sedang di gelar, selaku Pengawas Balai Diklat Industri (BDI) Medan, Edy menyampaikan kepada Awak Media Snipers News, bahwa program ini akan terus diakukan. Sehingga, mata rantai kegiatan produksi di masa pandemi ini tetap terus berjalan.

Dikatakannya, kegiatan ini selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan dengan ketat. Balai Diklat Industri (BDI) Medan menyediakan perangkat protokol kesehatannya, seperti masker, hand sanitizer dan face shield. 

"Kemudian secara berkala dilakukan pengecekan suhu badan, pengecekan akan dilakukan di pagi hari ketika kegiatan dimulai, sampai jam istirahat, lalu pada sesi kedua dan pada saat kegiatan di hari itu selesai," tambahnya.

Ia juga menambahkan, bahwa dilokasi juga disediakan tempat cuci tangan bagi peserta selama kegiatan diklat berlangsung.

"Kita berharap, sektor industri tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah, dan kita juga berharap kesehatan masyarakat tetap terjaga," kata Edy Selaku Pengawas dari Medan.*

(Dalisi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button