Aktivis LIRA Diduga Diancam Ajudan Bupati Agara, Begini Ceritanya !

Jumat, 08 April 2022, 4/08/2022 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Agara - Seorang pegiat lembaga sosial Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara Muhammad Saleh Selian diduga mendapat ancaman dari seorang Ajudan Bupati Kabupaten Aceh Tenggara (Agara).

Dugaan pengancaman tersebut terjadi di halaman Parkir Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, sekitar lukul 13.10 Wib, Kamis (07/04/2022).

Menurut keterangan Aktivis Lira Muhammad Saleh Selian kepada Awak Media Snipers News, ajudan Bupati yang mengancam dirinya itu merupakan seorang oknum Polisi aktif di jajaran Polres Aceh Tenggara (Agara), diketahui bernama M. Nur. Namun dirinya tidak mengetahui pangkat oknum Polisi tersebut.

"Saya baru selesai shalat saat itu, tiba-tiba saya didatangi oknum Polisi itu dan langsung mengatakan seperti ini, kau jangan macam macam di cane ini tamat kau nanti aku bikin," ucap Saleh menirukan ucapan oknum tersebut.

Bahkan, oknum Polisi ini juga dikatakan ingin menyergap dan mencoba memukul dirinya. Namun di halau As'ari, warga Desa Darussalam, Bukit Tusam, yang saat itu bersama dirinya keluar usai Sholat Zuhur.

"Kejadian inipun mendapat perhatian dari jamaah lainnya," jelas Saleh lagi.

Kronologis kejadiannya berawal pada saat M. Saleh Selian bersama temannya As'ari, yang merupakan penduduk Desa Darussalam Kecamatan Bukit Tusam selesai menunaikan Ibadah Sholat Zhuhur, tiba-tiba datang Ajudan Bupati Aceh Tenggara menghampirinya dan berkata "Aku sudah lama tidak sor dengan kau", dengan nada seperti mengajak adu jotos. 

Tidak sampai disitu, sebelum pergi dengan mobilnya, oknum ajudan juga kembali mengelurkan ucapan mengancam sambil teriak. 

"Kau jangan macam-macam di cane ini selesai kau nanti aku bikin. Kau tau aku siapa", bahkan ancaman tersebut juga dibarengi dengan memengang pinggangnya layaknya anggota yang akan mengelurkan Senjata Api.

"Saya akan bawa kasus ini ke jalur hukum," pungkas Saleh Selian mengakhiri.*

(Dalisi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button