Kapolres Badung Tanam Bibit Jagung di Lahan 4,5 Hektar

Minggu, 24 April 2022, 15:49 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Badung - Empat setengah hektar Lahan Kosong di Subak Ujung Kaja, Desa Mengwi, Kabupaten Badung, kini akan menjadi lahan hijau menghasilkan. Pasalnya, dilahan 4.5 hektar milik petani tersebut telah ditanami jagung manis F1 oleh Kepolisian Resior Badung, Bali.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H., disela-sela menanam jagung mengatakan, program Polisi Bersemi (Berkebun Dimasa Pandemi Covid -19) yang dilaksanakan Polres Badung akan terus berlanjut, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah-tengah masyarakat kehilangan pekerjaan akibat Pandemi yang belum tahu kapan berhentinya.

"Ini merupakan salah satu pemolisian masyarakat (Polmas) yang harus kita giatkan di masyarakat. Sehingga masyarakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri selain bernilai ekonomis yang bermanfaat," ungkapnya kemarin Sabtu, (23/4/22) usai menanam jagung.

"Kemarin hari Jumat, (22/4) pukul 15.00 wita kami yang kesekian kalinya panen jagung dan terong yang juga dihadiri Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., pengelingsir Puri Mengwi, Kadis Pertanian mewakili Bupati Badung, DPR RI dan para petani serta tokoh masyarakat di Subak Tungkub Banjar pengiasan," sebutnya.


Menurut perwira menengah asal Maluku ini meskipun nilai ekonomisnya tidak begitu besar, namun kegiatan Polisi Bersemi ini dapat mencegah dan mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang ada diwilayah hukum Polres Badung.

Terkait pengelolaannya, Pria dengan marga Defretes ini menjelaskan, kalau pihaknya telah menggandeng para petani dan melibatkan masyarakat yang terdampak pandemi dengan memberikan mereka bibit tanaman maupun bibit ternak

Tak hanya pertanian, Kapolres juga menggandeng Bali Waste Cycle (BWC) untuk mengelola sampah plastik yang ada di Desa-Desa agar bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis.

"Sampah plastik bisa diserahkan ke pihak BWC, nanti mereka dikasi buku tabungan berisi uang dari penukaran sampah plastik. Dan kami juga telah membentuk kelompok-kelompok di Desa untuk menangani sampah plastik," tandasnya. Minggu, (24/4/22).*

(Arifin/Lilik/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button