Ketua DPH dan MKA LAM Riau Kecamatan Sungai Apit Resmi Dikukuhkan

Kamis, 26 Mei 2022, 08:07 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Siak - Penabalan Ketua LAM Riau dan pengukuhan pengurus LAM Riau Kecamatan Sungai Apit berjalan lancar dan hikmat, meskipun diguyur hujan gerimis, Rabu (25/5/2022).

Wakil Bupati Siak Husni Merza,
dalam sambutanya mengatakan, bahwa acara penabalan Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Sungai Apit baru saja dilaksanakan.  

Datuk Abdullah Ahmad sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Datuk Andi Putra sebagai Ketua Dewan Pelaksanaan Harian LAM Riau Kecamatan Sungai Apit beserta jajaran pengurus, merupakan orang orang yang berkompeten di bidangnya masing masing.

Diketahui, untuk Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Abdullah Ahmad merupakan orang yang mumpu dan memahami terhadap adat istiadat melayu Riau.


Sementara Datuk Andi Putra juga merupakan orang yang memiliki pengalaman terhadap berbagai organisasi, sehingga merupakan pasangan yang serasi untuk membawa LAM Riau di Kecamatan Sungai Apit.

"Semoga kepengurusan LAM yang baru dikukuhkan, dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Mengingat marwah Melayu dan adat di Negeri Melayu Kecamatan Sungai Apit yang harus di jaga jangan sampai tergerus oleh perkembangan zaman," harap Husni.

Sementara itu, dalam petuah yang disampaikan Ketua LAM Riau Kabupaten Siak Datuk Sri Wan Said berharap kepada Ketua LAM Riau yang ditabalkan yaitu Datuk Abdullah Ahmad (MKA) dan Datuk Andi Putra (DPH), agar dalam memimpin di 5 tahun kedepan untuk tetap rendah hati dalam menyikapi suatu masalah.

"Hati boleh panas, namun kepala tetap dingin. Selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan," pesan Datuk Sri Wan Said.


Ia juga berharap, agar kepengurusan yang baru bisa mengembangkan LAM Riau ini hingga sampai ke kampung kampung.

Dalam sambutan perdana Ketua DPH LAM Riau Kecamatan Sungai Apit Datuk Andi Putra mengatakan, bahwa dia bersama Ketua MKA Datuk Abdullah Ahmad berupaya sekuat tenaga untuk tetap menjaga adat istiadat yang berada di Kecamatan Sungai Apit agar tetap terjaga dengan baik. 

"Dan kami akan terus berupaya untuk membentengi pengaruh budaya asing yang masuk ke tempat ini, tentunya dengan didukung oleh semua unsur baik dari pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Insya Allah kita mampu," ujarnya.

"Apa yang tak dapat kita selesaikan asal semua unsur bisa untuk duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, duduk kita menjaga tuah tegaknya kita menjaga marwah. Sudah barang tentu kita semua berharap, agar generasi yang akan datang tidaklah seperti sirih naik junjungan patah, dan jika sudah duduk bersama yang bengkok boleh kita luruskan, yang putus boleh disambungkan dan yang tenggelam boleh di timbulkan, tetapi jangan sampai marwah kita di injak injak," pungkas Putra.*

(Gunawan. S)

TerPopuler

> Whatsapp-Button