MUI Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Dakwah, Antisipasi Aliran Sesat

Sabtu, 21 Mei 2022, 18:04 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Pasuruan - Untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan pemahaman agama seperti yang dilakukan oleh kelompok Mahfudijanto Cs, MUI Kabupaten Pasuruan melakukan safari dakwah di beberapa kecamatan seperti Rejoso, Kraton dan Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (21/5/2022).

Bertempat di Pondok Pesantren Assholach Kejeron. Hadir dalam acara tersebut Ketua MUI, KH. Nurul Huda dan wakilnya KH. Dumaeri Nalim, Ketua Komisi Fatwa, KH. A. Suyuti dan Ketua Komisi Pendidikan Dr. H. Munif Armuzah.

Menurut Dr. H. Munif safari dakwah yang digelar bertujuan agar tercipta tali silaturahmi antara MUI dan masyarakat. “Kami melakukan rihlah ke tingkat kecamatan guna melakukan silaturrahim dengan para pengurus yang tujuan utamanya menyampaikan pesan-pesan Islam,” kata H. Munif.

Selain itu, KH. Nurul Huda menjelaskan bahwa safari tersebut juga mempunyai misi untuk mensosialisasikan beberapa hal yang berkaitan tentang produk makanan halal yang ada di masyarakat.

"Hal ini agar mereka peduli tentang makanan apa saja yang boleh dikonsumsi dan menyikapi isu plus minus pendidikan di era digital," terang Kyai Huda.

Diakhir sambutan sekaligus ceramah, KH. Huda berpesan agar hadirin mewaspadai paham keagamaan yang menyimpang dari ajaran Islam. Hal ini agar tidak gampang terjerumus kepada hal-hal negatif, misalnya terlibat dengan aliran yang sesat dan menyesatkan di tengah masyarakat transisi saat ini.

Ada beberapa petunjuk yang membuktikan bahwa aliran itu sesat antara lain, meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i, mengingkari rukun iman dan rukun islam, meyakini turunnya wahyu setelah Al-Qur'an, mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur'an.

Selanjutnya, melakukan penafsiran Al-Qur'an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir, mengingkari kedudukan hadist nabi sebagai sumber ajaran Islam, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul, mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir serta mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah. Terakhir mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

KH. Luthfil Hakim selaku pengasuh Pondok Pesantren Assholach Kejeron, dan sekaligus mewakili atas nama pengurus MUI Kecamatan Gondang Wetan mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran MUI Kabupaten Pasuruan beserta rombongan. Kehadiran Tim Safari MUI Kabupaten Pasuruan memberikan motivasi dalam mengembangkan syi’ar Islam.*

Pewarta : Taifiq
Sumber  : Humas MUI (Armuzah)

TerPopuler

> Whatsapp-Button