Rakernas Partai NasDem, Ini Pesan Moral H. Surya Paloh

Kamis, 16 Juni 2022, 08:38 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Jakarta - Partai NasDem melakukan  Rakernas, di JCC, Jakarta, Rabu (15 Juni 2022) yang diikuti oleh 11 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai NasDem H. Surya Paloh memberikan pengarahan sebagai berikut, bahwa rapat kerja ini tidak hanya menyambut Pemilu 2024 yang akan datang, tetapi jauh dari itu, rapat kerja ini disiapkan untuk mengecek langsung aktualiasi keberadaan kesiapan seluruh kader partai dari Sabang sampai Merauke untuk pemenangan Pemilu 2024.

"Bagaiamanpun kita paham, pemilu adalah sistem demokrasi yang kita pahami bersama sebagai upaya pergantian kekuasaan agar kekuasan tidak menjadi monopoli kelompok tertentu saja, pemilu adalah koreksi agar kekuasan lebih baik dari waktu ke waktu, sebagai parpol kita sangat serius dan kita siap menyongsong fajar kemenangan baru 2024 mendatang," kata Surya Paloh dalam arahannya, Kamis (16/62022).

Menurutnya, ini adalah momentum yang amat berharga dimana agenda perubahan, tawaran melakukan restorasi Indonesia insyaallah semakin dekat dengan kenyataan. Keseriusan itu ditunjukkan dengan rakorwil dan menawarkan inisatif konvensi capres. Mencalonkan diri adalah hak bagi setiap warga negara, Nasdem ingin memberi ruang seluas luasnya bagi yang merasa mampu mejadi pemimpin di negeri ini, karena Partai Nasdem tidak memiliki kecukupan syarat untuk mengajukan mencalonkan sendirian, maka yang bisa adalah menjaring aspirasi untuk menentukan tiga nama sebagai bakal calon yang akan dimajukan Nasdem.

"Ini menunjukkan bahwa Partai Nasdem tidak selalu mebebek, dalam hasil survei menentukan capresnya, kita ingin kesempatan adil tidak hanya pada kaum partai, kepala daerah atau para menteri yang menjadi capres," terangnya.
                           

Rakernas menurut Surya Paloh, adalah ajang peneguhan kembali politik kebangsaan Partai Nasdem dan sebuah garis politik sejak mendirikan partai. Dirinya menyadari bahwa kompetisi adalah keniscayaan dan itu kompetisi yang akan berulang 5 tahun sekali, yang lebih penting adalah menjaga keberlangsungan dan eksistensi bangsa, maka dari itu diatas pemilu ada yang lebih penting yaitu bangsa.

"Saya meyakini, tidak ada satu partaipun yang memiliki niat untuk membelah negara kita, menjadi dua atau berpuluh puluh negara, kita tidak ingin melihat negara ini memiliki ideologi baru, seperti negara khulafah atau fasistis atau jawa non jawa, primubumi atau non pribumi, tidak ada itu karena kita konsisten dengan restorasi dan pemikiran kita untuk melakukan perubahan, itulah cita cita kita Partai Nasdem," tegas Surya Paloh.

Dijelaskan, pengalaman 2 pemilu belakang adalah pelajaran, bahwa pemilu adalah amanah konstitusi bukan ajang adu domba, apalagi pecah belah, tidak ada lagi kelompokku dan kelompokmu, hanya ada satu kata, kita Indonesia merekapun Indonesia. "Kita cinta bangsa dan negara ini, mereka pun tak kalah juga cintanya untuk negara ini, lantas mengapa kita harus berdiri berhadapan dan bersitegang? kita berhutang dengan anak cucu kita, masa depan mereka ada di bangsa saat ini.

Partai Nasdem harusnya memulai memberikan semangat. Peta kekuasaan dunia tengah bergeser dan Indonesia diakui atau tidak, akan menjadi bagian tidak terpisahakan dari hal itu sebagai negara terluas sedunia, dalam kesempatan tersebut, dirinya ingin menegaskan, bahwa harus tetap konsisten dengan semangat partai yang mampu menentukan arah perjalanan untuk bangsa yang tercinta.

Memang semestinya menjaga harmonisasi dengan seluruh institusi politik, komunikasi yang cair memberi penghargaan satu sama lain, namun hal paling prinsip adalah partai yang merdeka menentukan arah sendiri.

"Maka, pada rakernas ini saya berharap seluruh aspirasi dalam memilih calon pemimpin nasional pada pemilu 2024, saya percaya, bahwa kita masih memiliki calon terbaik dari yang baik, dari beberapa nama akan berproses menjadi 3 nama yang akan mendapat rekomendasi dan diajukan kepada saya," pungkasnya.*

Pewarta : Taufiq

TerPopuler

> Whatsapp-Button