Tuntut Hak, Para Pihak Layangkan Surat Terbuka Untuk Camat Sei Dadap

Jumat, 17 Juni 2022, 19:52 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Asahan - Guru Ngaji, Bilal Mayit, Penggali Kubur, LPM dan masyarakat Desa Sei Kamah II membuat Surat Terbuka kepada Camat Sei Dadap Berani Simbolon, S.E., M.M., terkait gaji yang belum tersalurkan, Jumat 17 Juni 2022.

Surat Terbuka yang ditandatangani oleh beberapa unsur ini diantar oleh perwakilan masyarakat, yaitu Muhammad Haris dan Ismail Mirun yang diterima oleh Bagian Umum ini disaksikan langsung Sekretaris Kecamatan Sei Dadap, sehubungan tidak adanya Camat dikarenakan sedang melakukan kegiatan dengan Bupati Asahan.

"Bapak Camat sedang ada pertemuan dengan Bapak Bupati Asahan," ujar Sutiani, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sei Dadap. 

Ada dua poin tuntutan dalam Surat Terbuka tersebut, antara lain :

1. Mempertanyakan kepada Camat bagaimana kejelasan Honor/Gaji dari Bilal Mayit, Guru Mengaji, Penggali Kubur, LPM dan Calon Penerima BLT DD.
2. Bermohon kepada Camat untuk mengambil tindakan tegas dan sikap untuk menyelesaikan permasalahan di Desa Sei Kamah II.

"Sudah hampir 6 bulan honor yang sudah menjadi hak kami tidak tersalurkan, mudah-mudahan dengan dibuatnya Surat Terbuka ini ada titik terangnya," ucap salah seorang Bilal Mayit yang tidak mau namanya disebutkan.

Menurut mereka (warga), Camat seharusnya memberikan bimbingan dan arahan serta ketegasan terhadap desa, karena Camat sebagai pengayom Desa.


Dalam Surat Terbuka tersebut, beberapa elemen meminta ketegasan Camat Sei Dadap untuk segera dapat menyelesaikan permasalahan dalam waktu dekat. 

Apabila tidak ada penyelesaian dari permasalahan tersebut, maka para Guru Mengaji, Bilal Mayit, Penggali Kubur, LPM serta Masyarakat Desa Sei Kamah II akan melakukan silaturahmi kepada Bupati Asahan untuk membahas permasalahan ini.

"Ketegasan dari Bapak Camat sangat penting dalam permasalahan ini, agar semua ini dapat terselesaikan," ujar Ismail Mirun.

Tidak keluarnya Dana Desa Sei Kamah II yang sudah beberapa bulan ini mengakibatkan efek yang tidak baik untuk Desa Sei Kamah II, terlebih info yang didapat bukan hanya Honor/Gaji, ada juga uang masyarakat yang dipakai untuk mendahulukan kegiatan MTQ Tingkat Desa Sei Kamah II tahun 2022, sampai saat ini uang tersebut belum kembali dikarenakan alokasi Dana Desa untuk kegiatan MTQ belum juga terealisasikan. 

"Kami meminta ketegasan Bapak Camat Sei Dadap untuk membantu para Guru Ngaji, Bilal Mayit, Penggali Kubur, LPM untuk mendapatkan haknya. Camat wajib menindaklanjuti hal ini dengan cepat, terlebih lagi Desa Sei Kamah II nantinya di bulan 9 akan ikut serta dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak 2022," ucap Muhammad Haris.

"Ini adalah pesta rakyat, hak masyarakat Desa, jangan sampai Pemilihan Kepala Desa di Desa Sei Kamah II terkendala dengan peristiwa ini. Dimana telah beredar isu, bahwa Pikades Desa Sei Kamah II terancam gagal atau ditunda. Kami warga masyarakat Desa apapun ceritanya Pilkades Sei Kamah II tahun ini tidak boleh ditunda apalagi gagal," tegas Muhammad Haris.*

(R - 1)

TerPopuler

> Whatsapp-Button