Pengerasan Jalan di RT.02 Parit Yakup Diduga Asal Jadi

Jumat, 01 Juli 2022, 15:54 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Tanjab Barat - Pengerjaan pengerasan jalan di RT.02 Parit Yakup menuju Pasar Senin Desa Makmur Jaya , Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi dinilai tidak sesuai spesifikasi dan terkesan asal jadi.

Proyek pengerasan jalan, yang diketahui sebagai penyedia barang dan jasa adalah Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Barat tidak tampak adanya papan Plank informasi proyek pengerasan jalan tersebut, yang diketahui menggunakan anggaran Dana APBD tahun 2022.

Pantauan awak Media Snipers.news di lokasi pengerjaan, proyek pengerasan jalan tersebut di duga tidak sesuai ketebalannya, dan diduga tidak sesuai RAB, Kamis (30/6/2022).

Jelas hal itu menyalahi perjanjian kontrak kerja, sehingga bisa mengurangi kalkulasi ketahanan jalan saat dilintasi kendaraan baik ringan maupun kendaraan berat.

Menurut keterangan warga RT.02 Parit Yakup yang enggan namanya di tulis dalam pemberitaan ini, bahwa pengerasan jalan
seperti ketebalannya kurang. 


"Kalau masalah papan plank waktu itu ada, namun sekarang sudah tidak ada lagi, mungkin ada yang buka. Ini ketebalannya memang kurang, dan sepertinya tidak tahan lama jalan ini. Saya sebagai warga tidak puas dengan pekerjaan pengerasan jalan ini," ujar warga.

Warga juga mengatakan, seharusnya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih ditingkatkan lagi pengawasannya di lapangan, agar kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut tidak asal-asalan mengerjakannya.

"Ini kok seperti tidak ada tegasnya sebagai pengawas di lapangan. Dari kontraktornya hanya memikirkan keuntungan yang
banyak, tidak pernah memikirkan kualitas pekerjaan jalan tersebut," jelasnya.

Terkait hal itu, Ketua LSM PETISI 28 Syarifuddin pun angkat bicara. "Pekerjaan jalan pengerasan di Parit Yakup kalau masalah ketebalan kurang itu harus diteliti lagi, namun masalah papan Plank seharusnya ada di tempat, biar masyarakat
tahu dari mana dananya," ucap Syarifuddin.*

(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button