Polres Binjai Terus Buru Pelaku Utama Pembacokan Oknum PP

Selasa, 19 Juli 2022, 13:00 WIB
Oleh Link

Ket poto : korban pembacokan saat dirawat dirmh sakit

SNIPERS.NEWS | Binjai - Kasus penganiayaan dengan menggunakan Senjata Tajam yang menimpa Endang Trisna Handoko (44) warga Jalan Teluk Betung, Lingkungan VI Kelurahan Rambung Timur, pada Minggu (3/7) lalu, sekira Pukul 19.20 Wib, hingga saat ini masih ditangani oleh Satreskrim Polres Binjai. 

Satreskrim Polres Binjai juga terus mengejar pelaku penganiayaan yang terjadi dipersimpangan antara Jalan Samanhudi dengan Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kecamatan Binjai Selatan. 

Kasi Humas Polres Binjai Iptu Junaidi, saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa saat ini kasusnya masih ditangani oleh Saterskrim Polres Binjai. 

"Masih ditangani (Satrekrim Polres Binjai). Hingga saat ini kita masih menunggu informasi dari Satreskrim," ungkap Iptu Junaidi, Selasa (19/7). 

Disinggung berapa orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang menimpa korban seorang warga bernama Endang Tri Handoko tersebut, Perwira Pertama Polisi ini juga belum bisa menyampaikannya. 

"Pastinya masih ditangani Satreskrim. Begitu pun nanti kalau sudah ada perkembangan, pasti akan segera kita sampaikan," ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Binjai Selatan tersebut.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Binjai AKP M Ryan Permana, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whats'App terkait kasus tersebut, hingga saat ini belum membalasnya. 

Diketahui, penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam menimpa seorang warga yang diketahui bernama Endang Trisna Handoko (44) warga Jalan Teluk Betung, Lingkungan VI Kelurahan Rambung Timur, Kecamatan Binjai Selatan, Minggu (3/7) malam, sekira Pukul 19.20 Wib. 

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi dirumah Sekjen PAC Pemuda Pancasila Binjai Selatan, tepatnya dipersimpangan antara Jalan Samanhudi dengan Jalan Gunung Jaya Wijaya. 

Akibat dari penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam tersebut, korban segera dilarikan keruang Instalasi Gawat Darurat yang berada di Rumah Sakit Bangkatan, karena mengalami luka robek pada bagian punggung berukuran 50 Cm x 5 Cm, serta bagian lengan tangan ukuran 10 Cm x 4 Cm dan mendapatkan 33 jahitan. 

Penganiayaan dengan senjata tajam yang menimpa Kader Pemuda Pancasila tersebut juga dibenarkan oleh Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Binjai, J Payo Sitepu. 
 
"Korban sudah kita obati dan saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit. Untuk saat ini kami lagi fokus memberikan perawatan dan bantuan kepada keluarga korban," ungkap J Payo Sitepu, Senin (4/7) lalu. 

(Raiyan)

TerPopuler

> Whatsapp-Button