Viralnya Pemberitaan Mosi Tidak Percaya DPRD Kabupaten Tubaba, Ini Tanggapan FKPK

Jumat, 29 Juli 2022, 17:49 WIB
Oleh julianto88

SNIPERS.NEWS | Tubaba - Viralnya pemberitaan mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung selaku pendiri Forum Komunikasi Pemberantasan Korupsi (FKPK) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Wahidin menanggapi pemberitaan tersebut. 

Seorang pemimpin yang mempunyai keanggotaan di parlemen Dewan DPRD terhormat tentunya para wakil rakyat yang duduk di kursi empuk mewakilkan rakyat untuk menerima aspirasi yang di sampaikan  masyarakat. 

Ketua dewan beserta anggotanya terdiri dari beberapa partai dan diketuai oleh Fraksi-fraksinya. dalam rapat paripurna itu salah satu awal dari rencana anggaran yang akan digunakan pada Tahun berikutnya.

Tentunya dalam rapat paripurna seluruh anggota dewan fraksi dari beberapa partai haruslah Kuorum. Tujuan apapun yang dibahas dari anggota ataupun ketua fraksi akan memberikan usulan masing masing. usulan itu tentunya dari hasil anggota dewan (reses) didapil masing masing yang terserap dari masyarakat. 

Sidang paripurna yang dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Juli Tahun 2022 di Gedung DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang diketuai oleh ketua dewan Ponco Nugroho selaku pimpinan rapat, yang dihadiri oleh beberapa dewan dari partai masing masing. yang tidak hadir di rapat paripurna 17 anggota dewan, dan yang hadir 13 anggota dewan dari partai masing masing.

Ketidak hadirannya anggota dewan dalam rapat paripurna tersebut, Tentunya apapun yang di bahas tidak akan kuorum. Dan tidak bisa  dilanjutkan. Sementara, rapat paripurna akan menentukan pondasi kegunaan anggaran Wilayah setempat.17  anggota dewan  yang tidak hadir. Karena di picu mosi tidak percaya 17  anggota DPRD dari 5 fraksi partai Nasdem, Demokrat, PAN, PKB dan fraksi Gerindra. 

Wahidin selaku masyarakat dan juga pendiri Forum Komunikasi Pemberantasan Korupsi (FKPK) Kabupaten Tulang Bawang Barat. menilai rapat paripurna tidak kuorum dari keseluruhan anggota dewan. dari partai masing masing dan membawa mosi tidak percaya dari anggota  dewan di partai masing masing.

"Itu bisa dikatakan tidak percaya lagi terhadap ketua. kalau tidak salah ini kedua kalinya mosi tidak percaya. jika diteruskan mosi tidak percaya ini. Saya selaku masyarakat Tubaba menghawatirkan akan menghambat roda pembangunan program Pemerintah di Tahun depan," ucap Wahidin, Jum'at (29/07/2022). 

Lanjutnya, Wahidin sangat berharap kepada seluruh anggota dewan perwakilan rakyat Kabupaten Tubaba, Jangan sampai roda kemajuan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terhambat karena mosi tidak percaya. 

"Begitu pula terhadap ketua rapat paripurna, dan ketua dewan DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat agar legowo, dan menyadari mosi tidak percaya yang di tunjukkan, tidak hadirnya 17 anggota DPRD," harapnya. 

Lebih lanjut, Selaku pendiri Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi (FKPK), Wahidin mengatakan, "Demi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saya meminta kepada saudara ketua rapat paripurna untuk memahami dan menyadari. Walaupun berat rasanya untuk meninggalkan jabatan atau mundur dari jabatan ketua rapat paripurna. masyarakat pun sudah tau kalaupun ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Ponco Nugroho. Supaya iklhas dan menerima mosi tidak percaya yang di tunjukkan oleh 17 anggota DPRD Kabupaten Tubaba, dan berhati  legowo," harap Ketua FKPK.*

(Juli) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button