Kapolres Probolinggo Bersama Forkopimda Hadiri Pelepasan Program KKN Universitas Panca Marga

Senin, 01 Agustus 2022, 20:17 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo menghadiri Pelepasan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Marga Tahun Akademi 2021/2022 di Lapangan Universitas Panca Marga, Senin (1/8/2022). 

KKN merupakan kegiatan yang identik dengan dharma bhakti mahasiswa perguruan tinggi, mendekati akhir kuliah sebagai bentuk integrasi dari pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

KKN dilakukan agar melahirkan sarjana-sarjana berkompeten di bidang studi yang mereka ambil. KKN bagi mahasiswa S-1 wajib diikuti sebagai syarat kelulusan. 

Plt Bupati Probolinggo A. Timbul Prihanjoko selaku inspektur upacara melepas mahasiswa dan mahasiswi KKN Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo tahun akademik 2021/2022. 

KKN mahasiswa UPM ini diikuti oleh 442 mahasiswa yang ditempatkan di 16 desa di lingkungan Kecamatan Gending dan Kecamatan Dringu. Selain itu juga ditempatkan di 4 kelurahan di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dengan waktu satu bulan mulai 1 Agustus sampai 1 September 2022. 
                               


Pada upacara tersebut, Plt Bupati secara simbolis menyematkan atribut KKN mahasiswa UPM serta penyerahan Kartu BPJS kepada 2 (dua) mahasiswa peserta KKN. Dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN. 

Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan dengan ditempatkannya mahasiswa-mahasiswi sebagai peserta KKN di wilayah Kabupaten Probolinggo nantinya dapat membantu dalam hal meningkatkan pengetahuan dan menyejahterakan masyarakat. 

“Selain itu, keberadaan KKN ini juga dapat membantu mengatasi permasalahan di lingkungan masyarakat khususnya Kabupaten Probolinggo,” katanya. 

Melalui tema “pemberdayaan masyarakat untuk pulih lebih cepat dan tumbuh lebih kuat” sangatlah sejalan dengan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. 

“Program KKN ini dapat melakukan identifikasi masalah dan ikut serta mengatasi masalah dengan melakukan pemberdayaan potensi masyarakat di desa menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” jelasnya. 

Sementara itu Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menyebut bahwa, program dan kegiatan perguruan tinggi melalui KKN mahasiswa UPM dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi nantinya dapat menumbuhkan motivasi serta inovasi masyarakat. 

“Kontribusi pemikiran bagi para mahasiswa yang melaksanakan KKN turut mendukung dalam suksesnya pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” kata Kapolres Probolinggo. 

Lebih lanjut Kapolres menambahkan bahwa para mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa mendatang. 

"Oleh karena itu, para mahasiswa ini perlu disiapkan secara ilmu pengetahuan, sikap, dan moril yang nantinya sangat diperlukan dalam memimpin suatu institusi yang merupakan bagian dari pimpinan rakyat," pungkas Kapolres Probolinggo.*

(Taufiq/Humas)

TerPopuler

> Whatsapp-Button