Puluhan Preman Kampung Teror Warga Beguldah " Kami belum merdeka pak "

Rabu, 17 Agustus 2022, 22:31 WIB
Oleh Link

Ket poto : warga Begulda saat minta Suaka dari Penegak Huku 

SNIPERS.NEWS | BINJAI - Pada Rabu (17/8), jutaan masyarakat Indonesia merayakan kemerdekaan. Namun rasa kemerdekaan itu, tidak dirasakan ratusan masyarakat yang tinggal di Kampung Begulda Lingkungan V Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan. 

Pasalnya, ratusan warga mendatangi Polres Binjai, guna minta perlindungan akibat aksi teror yang dilakukan sekelompok pemuda di kampung mereka. " Belum merdeka kami, masih dijajah, " Cetus warga kampung Begulda, Rabu (17/8) di Polres Binjai. 

Salah seorang warga Jasa (50) mengatakan, peristiwa peneror ini terjadi, sekira pukul 03.00 wib, pagi dinihari. Dirinya mengaku, sekelompok pemuda mencoba menyerang rumahnya dengan membawa senjata tajam. 

" Siapa yang kalian cari kemari, kok kalian bawa-bawa parang. Itu lembu saya ada ternak saya ada. Anak saya ketakutan, jangan kayak gitulah, " Kata Jasa, sembari mengatakan kalau ada 2 orang diantara kelompok pemuda itu, yang dikenalnya. 

Dirinya mengaku mengenal Ucok warga Laupuyu, bersama Barus yang saat itu terlihat olehnya membawa sebuah panah beracun, yang busurnya terbuat dari paku. 

Lalu, sekelompok pemuda yang berjumlah puluhan orang tersebut menyisiri Kampung Beguldah rumah ke rumah.  " Ada tiga kali mereka keliling di rumah kami. Mereka bawa parang panjang-panjang. Dan saya mengenal satunya bernama Iwan Pompom. Dia menyuruh kami untuk menyerah dan melempari rumah kami dengan batu, " Kata Ernita, yang mengaku masih trauma atas insiden tersebut. 

Sementara itu, Kepolisian dari Polsek Binjai Selatan, langsung turun ke lokasi kejadian, guna melakukan pengamanan. Kapolsek Binjai Selatan Kompol Eva Sinuhaji beserta anggotanya melakukan pengecekan terhadap 1 unit rumah yang telah terbakar.

Masyarakat juga sempat mendengar suara lentusan senjata api dari Kepolisian untuk membubarkan massa. Begitu mendengar suara tembakkan, puluhan orang yang diduga anggota Dejon Cs, itu langsung meninggalkan Kampung Beguldah. 

Pasca kejadian pagi dinihari itu, ratusan warga mendatangi Polres Binjai, guna meminta pengamanan dan perlindungan. Sebab, ratusan masyarakat tersebut merasa terancam dan terintimidasi oleh sekelompok pemuda yang disebut-sebut anggota Dejon Cs. 

" Anak saya baru siap operasi, karena ketakutan langsung pingsan. Saya langsung sakit ini, empat kali langsung buang air besar. Mamak-mamak tahulah dengar anjing gong-gong aja pingsan, " Ungkap Erni, yang berharap agar pihak Kepolisian bisa memberi kemanan di kampung mereka. 

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Rian Permana, Sik, Rabu (17/8) malam menjelaskan, kalau pihaknya sudah menerima dumas dari masyarakat kampung Beguldah. Dalam hal ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun mengenai sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam, juga masih dalam penyelidikan. 

" Kita masih mendalami peristiwa kebakaran di kampung tersebut. Dan besok akan turun tim labfor Polda, untuk melakukan Indentifikas. Dan harapan saya kepada masyarakat, untuk dapat menjaga keamanan antar sesama warga, " Jelasnya. 

Raiyan

TerPopuler

> Whatsapp-Button