-->

BBM Naik Rakyat Panik, Koramil 0820/01 Kanigaran Redam Situasi

Minggu, 04 September 2022, 05:29 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWSProbolinggo - Menyikapi arahan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Gubernur Jawa Timur, terkait pengendalian inflasi didaerah-daerah, Koramil 0820/01 Kanigaran sigap kerahkan anggota Babinsa lakukan monitoring di wilayahnya masing-masing untuk amankan situasi di SPBU. Salah satunya di SPBU Ketapang Jln. Raya Bromo RT.004/RW.001, Kelurahan Ketapang Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, Minggu (4/9/2022) dini hari.

Pelda Agus Efendy, anggota Koramil 0820/01 Kanigaran berupaya melakukan pendekatan dan pengarahan kepada masyarakat agar tenang, dan disampaikan bahwa dalam kondisi yang serba sulit seperti sekarang ini, pemerintah menghadapi hal yang dilematis.

Disampaikan Pelda Agus, bahwa dengan kenaikan BBM kali ini, diharapkan masyarakat memahami kondisi pemerintah, untuk  saat ini ketersediaan BBM di SPBU ini cukup untuk beberapa hari kedepan, sehingga masyarakat hendaknya tenang, tidak melakukan aksi borong atau menimbun BBM. 

“Dalam patroli kali ini, selain memberikan teguran kepada oknum yang kedapatan membeli dalam jumlah diluar batas kewajaran, kami juga berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk lebih memperhatikan kebutuhan masyakat dengan membatasi pembelian dalam jumlah besar,” kata Pelda Agus Efendy. 
                            

Sementara, Gogon (53) salah satu warga mengungkapkan, bahwa pemberlakukan harga baru pada Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, solar dan pertamax yang telah diumumkan pemerintah pada Sabtu (03/09), membuat dirinya semakin susah dan khawatir akan berdampak terjandinya inflasi.

Disampaiakan secara terpisah, Danramil 0820/01 Kanigaran, Kapten Inf. Asmawi akan terus melakukan pendekatan kepada semua elemen masyarakat untuk menahan diri jangan sampai panik menghadapi situasi, sehingga semua kebutuhan pokok tersedia normal, dan tidak mengalami kenaikan harga.

"Alhamdulillah, patut kita syukuri bersama, karena antrian roda dua dan roda empat masih relatif normal, untuk itu pada kesempatan ini saya menghimbau kepada segenap jajaran untuk melakukan pemantauan wilayah lebih intensif pasca pengumuman kenaikan harga BBM tersebut," terang Kapten Asmawi.

Dirinya menegaskan, bahwa kondisi ini akan terus di jaga, tentunya akan berkolaborasi dan bersinergi dengan instansi terkait (Pertamina, Bulog, Dinas Perdagangan) dan lain-lain.*

(Taufiq/Pendim 0820)

TerPopuler

Whatsapp-Button