Ketua DPRD Tubaba Tidak Bisa Komentar, FKPK Minimal Ada Agenda

Minggu, 18 September 2022, 20:33 WIB
Oleh julianto88

SNIPERS.NEWS | Tubaba - Saat di mintai tanggapan terkait salah satu anggota DPRD Tubaba dapil III dari Partai PDI, Rubiono yang memiliki 8 toko di atas tanah pasar yang lagi di sengketa Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ponco Nugroho tidak bisa komentar. 

Polemik persengketaan tanah yang terjadi di Tiyuh/Desa Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat antara Pemerintah Tiyuh/Desa Tunas Jaya dan masyarakatnya, Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ponco Nugroho tidak bisa berkomentar. Itu urusan pribadinya, Saya ngak bisa ikut campur. Jawab Ponco  Ketua DPRD Tubaba melalui telpon selulernya, Sabtu (17/09/2022).

Menanggapi jawaban dari Ketua DPRD Kabupaten Tubaba, Ponco Nugroho tidak bisa komentar terkait permasalahan persengketaan tanah tersebut. Masyarakat Tulang Bawang Barat dan juga pendiri Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi (FKPK) Kabupaten Tubaba, Wahidin  mengatakan Saya menilai Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho kurang rasa bertanggung jawab terhadap anggotanya. Bagaimana tidak, bukankah Anggota DPRD tersebut termasuk anggotanya dan selain itu kader partainya.

"DPRD itu kan wakilnya masyarakat minimal dia punya agenda untuk pembahasan mengenai masalah ini. Baik dengan anggota DPRD yang membidangi maupun koordinasi dengan instansi terkait. Apalagi dia kan ketuanya, di karenakan ini menyangkut masyarakat khususnya yang ada di atas tanah sengketa tersebut, karena ini masalah besar," ucap Wahidin kepada media snipers.news di kediamannya, Minggu (18/09/2022). 

Lanjutnya, "Minimal dia mengambil sikap, gimana caranya biar ada titik temu ini kan masyarakatnya.  Supaya  tidak terjadinya gejolak yang tidak di inginkan. Dimana rasa kepemimpinan dan keperduliannya terhadap masyarakat," ujarnya.

(Juli)

TerPopuler

> Whatsapp-Button