Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Meminta Pelayanan Kesehatan Masyarakat Harus Dioptimalkan

Sabtu, 10 September 2022, 16:51 WIB
Oleh DAKAR
Sudari, ST Saat Bersosialisasi Tentang Sistem Kesehatan 

SNIPERS.NEWS | Medan - Ketua Komisi II DPRD Kota Medan kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah, Perda Kota Medan, No,4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan. Sabtu (10/09/22).

Kegiatan yang digelar di lingkungan X, Kelurahan Tangkahan ini dihadiri oleh Indra Utama SSTP, MSi selaku (Camat Medan Labuhan), Elias Padang (Lurah Tangkahan), Andrianto (Staff UPT PU), P. Tinambunan (Bhabinkamtibmas Tangkahan), L. Simatupang (Bhabinsa Tangkahan) Susanto (Kepala Lingkungan) dan ratusan masyarakat yang hadir pada kegiatan.

Peserta yang hadir dalam kegiatan sosperda Sudari,ST

Bertema tentang sistem kesehatan, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir, berbagai keluhan dan pertanyaan tertuang dalam kegiatan ini, salah satu permasalahan yang menjadi perhatian utama pada kegiatan hari ini adalah tentang pelayanan kesehatan, dan BPJS Kesehatan.


Terkait pertanyaan yang banyak dikeluhkan masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan yang menggunakan BPJS PBI, Sudari yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan menegaskan, akan segera menindak lanjuti dan akan segera melakukan rapat bersama pihak-pihak terkait.


" Pelayanan kesehatan masyarakat merupakan salah-satu program prioritas Wali Kota Medan, akan tetapi, keluhan terkait pelayanan kesehatan berulang kali saya terima, saya selaku Ketua Komisi II akan segera menindak lanjuti permasalahan ini,". Ucap Sudari.


Lanjutnya,. " pelayanan kesehatan untuk masyarakat harus optimal, baik pengguna BPJS mandiri maupun BPJS PBI, Komisi II DPRD Kota Medan akan segera menggelar rapat dalam waktu dekat, dan memanggil pihak-pihak terkait ". Tegasnya.

Salah satu masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan BPJS PBI

Tingginya angka stunting di Kota Medan juga tak luput dalam pembahasan Sudari dalam kegiatan yang digelar siang ini, pernikahan dibawah umur, kurangnya asupan gizi dan minimnya informasi dan pengetahuan bagi ibu hamil merupakan tugas Pemko Medan yang belum tertuntaskan.


Dipenghujung acara, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan ini juga menghimbau pada masyarakat, agar lebih memantau perkembangan anak, terkait peredaran narkoba.


" Perlu bapak dan ibu ketahui, berdasarkan data BNNP Sumut, sekitar 200-300 ribu anak muda di Kota Medan terindikasi mengkonsumsi Narkoba, Dari 2,5 juta penduduk Kota Medan, kita asumsikan 30% anak mudanya atau sekitar 600-750 ribu, berarti hampir separuh anak muda di Kota Medan terkena Narkoba. Kalau generasi muda kita sudah terkena narkoba, mau jadi apa Medan ini ke depan,”Ucap Sudari miris.

Sudari, ST saat menjawab beberapa pertanyaan masyarakat

Persoalan Narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama, terutama peran orang tua, bukan hanya tanggung jawab pihak Kepolisian.


"Peredaran narkoba menjadi masalah dan tanggung jawab kita bersama, terutama keluarga, bukan hanya tugas pihak Kepolisian, jadi kita harus pantau kegiatan anak-anak kita, agar terhindar dari bahaya narkoba,". tutup Sudari.



(DKR)


TerPopuler

> Whatsapp-Button