Kades Padang Brahrang Terapkan Konsep "Desa SMART"

Selasa, 25 Oktober 2022, 12:59 WIB
Oleh Link

Ket poto : Kades Padang Brahrang saat diabadikan dengan berpoto bersama.


SNIPERS.NEWS | Langkat - Pandangannya lurus dan menawan. Karakter yang lembut dan sopan, semakin sempurna dengan lontaran senyum dan tutur sapanya yang hangat saat berkomunikasi dengan masyarakat, hingga memecah kerinduan terhadap sosok pemimpin bersahaja.

Dialah Masdiyanto, S.H., (Dian), Pria 45 tahun yang sejak tiga bulan terakhir ini diamanahkan sebagai Kepala Desa (Kades) Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, untuk masa bakti 2022-2028.

Bung Dian, begitu sapaan akrabnya, resmi dilantik oleh (Plt) Bupati Langkat Syah Affandin, S.H., sebagai Kepala Desa Padang Brahrang, pada 4 Agustus 2022 lalu, bersamaan dengan 163 Kepala Desa lainnya se-Kabupaten Langkat.

Sebelum resmi menduduki kursi orang nomor satu di Desa Padang Brahrang, pria bertubuh gempal ini tampil sebagai pemenang dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Padang Brahrang, pada 19 Juni 2022 silam.


Dengan status barunya sebagai Kepala Desa, Masdiyanto saat ini mulai disibukan dengan berbagai aktivitas pemerintahan, seperti pelayanan publik dan administrasi kependudukan, program pembangunan desa, hingga aneka kegiatan sosial kemasyarakatan.

Maklum saja, di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Desa Padang Brahrang mengusung konsep pembangunan bertajuk "Desa SMART", atau singkatan dari Desa Santun, Maju, Religius, dan Transparan.

"Jargon ini pula yang kini kita dijadikan sebagai pedoman dalam mewujudkan masyarakat Desa Padang Brahrang yang maju, religius dan berdaya saing," ungkap Masdiyanto, S.H., saat diwawancara wartawan di Balai Desa Padang Brahrang, Senin (24/10/2022) siang.

Seperti diketahui, Desa Padang Brahrang adalah salah satu dari 14 desa dan kelurahan di Kecamatan Selesai. Luas wilayahnya mencapai 1.342 kilometer persegi. 

Berdasarkan data BPS, di tahun 2021 jumlah penduduk Desa Padang Brahrang mencapai 12.437 jiwa. Masyarakatnya merupakan akumulasi berbagai suku, seperti Jawa, Melayu, Karo, Mandailing dan lainnya.

Dengan mengusung visi mewujudkan Desa SMART, tentu saja Pemerintah Desa Padang Brahrang berupaya merealisasikan empat misi pembangunan. Misi pertama, kata Masdiyanto, berkaitan dengan program Padang Brahrang Santun. 

Dalam hal ini, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi kinerja perangkat desa, serta mewujudkan pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa.

"Hal terpenting yang kita lakukan saat ini ialah menempatkan perangkat desa yang profesional, humanis, dan sesuai dengan kapasitasnya, serta menetapkan mekanisme pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan adil," jelasnya.

Misi yang kedua, lanjut Masdiyanto, berkaitan dengan program Padang Brahrang Maju. 

Dalam persoalan ini, Pemerintah Desa Padang Brahrang berupaya mewujudkan masyarakat desa berdaya saing, melalui pembangunan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta pelaksanaan program pembangunan berbasis gotong-royong.

"Khusus di sektor ekonomi, kita terfokus pada pemberdayaan sektor industri rumah tangga dan kerajinan tangan, serta pengembangan di sektor jasa, pertanian tanaman pangan, dan peternakan, melalui kolaborasi dan kerjasama dengan perusahaan dan pengusaha setempat," ujarnya.

Berkaitan dengan misi ketiga, sekaligus sebagai misi prioritas, tidak lain menyangkut program Padang Brahrang Relijius. Demi mendukung program ini, diakui Masdiyanto, Pemerintah Desa Padang Brahrang telah mengintensifkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis keagamaan, kesenian, dan kebudayaan.

Salah satu program sosial keagamaan yang saat ini telah terealisasi dengan baik ialah Gerakan Subuh Berkah yang dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali dalam sebulan. Program ini bahkan dianggap efektif dalam menampung segala aspirasi masyarakat. 

"Jadi, setiap dua pekan sekali kita mengadakan Gerakan Subuh Berkah. Dalam hal ini, kita secara bergantian mengunjungi masjid-masjid yang ada di 10 dusun. Kita bisa tampung aspirasi masyarakat dan mensosialisasikan berbagai program pembangunan di desa kita," pungkas Masdiyanto.

Sedangkan misi terakhir ialah berkaitan dengan program Padang Brahrang Transparan. Diakuinya, Pemerintah Desa Padang Brahrang telah berkomitmen menerapkan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel berbasis partisipasi masyarakat. 

"Artinya, kita berusaha agar anggaran desa dapat dipergunakan ataupun dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan peruntukannya, serta dikelola dan dialokasikan sesuai mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat," seru Masdiyanto.*

(Dian)

TerPopuler

> Whatsapp-Button