Teladani Akhlak Rasulullah, IRB dan Lesbumi NU Bali Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H

Sabtu, 22 Oktober 2022, 06:51 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Denpasar - Jamaah Istiqosah Ruqiah Bathin (IRB) bersama Lesbumi NU Bali menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022 M di Jalan Palapa V Blok D5 Banjar Taman Sari Desa Sidakarya Kelurahan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Jumat (21/10/2022) di mulai pada pukul 19.00 Wita.

Tujuan dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1444 H melaksanakan doa bersama untuk mengingat, menghayati serta memaknai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ketua Jamaah Istiqosah Ruqiah Bathin Habib Dicky Laksamana menyampaikan ucapan, puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas karunia-Nya masih bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal'afiat.


Selaras dengan tema bersholawat bareng  Budayawan Jawa dan Bali, dalam pemaparannya, Ketua Istiqosah Ruqiah Bathin Habib Dicky Laksamana menyampaikan, Rasulullah SAW dilahirkan ke dunia ini adalah untuk mengubah berbagai hal sesuai dengan syariat Islam.

"Dengan gigih memperjuangkan perubahan tatanan sosial, hukum dan budaya untuk kesejahteraan umat Islam yang mengedepankan akhlak dan budi pekerti yang luhur," katanya.

"Rasulullah SAW adalah contoh yang terbaik bagi umat manusia, tidak dalam satu bidang saja, tetapi di semua bidang kehidupan. Diantaranya, dalam berkeluarga, Pendakwah, guru, perdagangan dan berbagai bidang lainnya," ungkap Habib Dicky Laksamana yang juga Ketua Lesbumi NU Bali.


Lebih lanjut Habib Dicky mengatakan, "saya yakin dan sangatlah tepat jika kita khususnya seluruh anggota Istiqosah Ruqiah Bathin selalu bercermin kepada apa yang telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, baik dalam pelaksanaan pekerjaan maupun dalam keluarga dan dalam hidup bermasyarakat," tuturnya.

"Hilangkan prasangka buruk terhadap sesama agar tidak timbul saling curiga mencurigai, hujat menghujat dan fitnah memfitnah. Tingkatkan selalu kebersamaan, kerukunan serta kekompakan demi menjaga tali silaturahmi," pesan Habib Dicky Laksamana.

Sementara itu, Umi Ria Laksamana mengungkapkan, "melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita berharap agar dapat di jadikan momentum yang tepat untuk merenungkan keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menjadikan inspirasi agar memiliki mental yang tangguh serta berakhlak mulia dalam menjalani kehidupan dan sosial," ungkapnya.


Tampak hadir para undangan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yaitu Romo Eka Wiradarma dari Paguyuban Sedulur Nusantara Dewata (PSND), Romo Karim dari Rumah Nuswantoro, dari Padepokan Noto Akhlak Gus Andre, Ki Mangun dari Padepokan Mas, Mas Hudi dari Padepokan Sapu Jagat Karomah.

Selain itu, tampak hadir juga tamu undangan lainnya dan seluruh anggota Istiqosah Ruqiah Bathin juga anggota Lesbumi NU Bali.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Gus Imam Hambali dari Banyuwangi Jawa Timur.


Dalam tausiyahnya, pada intinya Gus Imam Hambali menyampaikan, dengan maulid nabi Muhammad Saw kita bisa menunjukkan rasa cinta kita terhadap junjungan kita nabi Muhammad Saw.

"Hadirin yang berbahagia, bahagia sekali kita terlahir di abad 20 dan 21 ini, dimana kita terlahir masih termasuk dalam umat Nabi Muhammad SAW. Karena, Allah SWT menciptakan para nabi dan rasul. Nabi yang paling mulia adalah Nabi Muhammad SAW dan itulah pemimpin kita. Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terbaik dan kita ini umat yang terbaik karena mengikuti Nabi Muhammad SAW," ucapnya.

Lebih lanjut Gus Imam Hambali menyampaikan, "seperti firman Allah SWT di dalam Al-Qur'an, kalian adalah umat yang terbaik. Jadi, sejak zaman Nabi Adam hingga sampai zaman Nabi Muhammad SAW, adalah kita yang terbaik," jelasnya.


Acara Maulid Nabi di tutup dengan doa yang di pimpin oleh Gus Imam Hambali, kemudian foto bersama dan makan malam di iringi Hadrah dari Anggota Lesbumi NU Bali.
 

Dari pantauan awak media snipers.news acara berakhir pada pukul 22.30 Wita.*

(Arifin)

TerPopuler

> Whatsapp-Button