Kapolsek Rendang Pimpin Evakuasi WNA Asal Amerika Serikat Yang Tewas Terjatuh Saat Mendaki di Gunung Agung

Sabtu, 19 November 2022, 12:47 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Karangasem - Team Evakuasi Polsek Rendang bersama team SAR Kabupaten Karangasem dan dibantu para Jasa Guide lokal Besakih berhasil menemukan WNA yang terpleset jatuh saat mendaki di Gunung Agung, Sabtu (19/11/2022).

Seorang Warga Negara Amerika Serikat atas nama Kevin Len Handerson, laki-laki, tempat tanggal lahir Texas USA 17-11-1971, dia terpleset jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 10 meter yang mengakibatkan mengalami luka di kepala, pinggang dan lutut.

Dilansir dari laporan Personil Polsek Rendang yang melaksanakan evakuasi, bahwa warga Negara AS melaksanakan pendakian Gunung Agung pada hari Kamis 17 Nopember  2022 sekira pukul 22.00 Wita,  melalui jalur pendakian Pura Pengubengan Besakih, menggunakan jasa Guide Lokal an.  I Nengah Riasa dan pada hari Jumat tanggal 18 Nopember 2022 sekira pukul 06.30 wita WNA terpeleset jatuh ke jurang pada kedalaman kurang lebih 10 meter.

Team Evakuasi yang hadir dan ikut melakukan pencarian terhadap para pendaki ke Gunung Agung antara lain :
Team dari SAR Kabupaten Karangasem sebanyak 10 Orang. Team Pemandu Lokal Besakih sebanyak 15 Orang. Ambulance Kabupaten Karangasem, dan
Personil Polsek Rendang sebanyak 5 orang. 


Pada hari Jumat tanggal 18 Nopember pukul 14.00 wita diinformasikan bahwa WNA tersebut telah meninggal dunia di ketinggian 2700 Mdpl akibat luka yang dialaminya.

Evakuasi korban dilaksanakan dipimpin langsung Kapolsek Rendang Kompol I Gede Made Punua, S.H., M.H., dan hari Sabtu 19 Nopember 2022 Pukul 00.14 wita team evakuasi berhasil menurunkan korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rendang dengan Ambulance RSUD Karangasem untuk penanganan lebih lanjut oleh team Medis Puskesmas Rendang dipimpin Dokter Angga, adapun korban meninggal diperkirakan akibat benturan di kepala bagian belakang,  luka di pinggang dan lutut.

Atas permintaan keluarga korban atas nama Stefany Mayat korban agar dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar.*

(Arifin/Agung DP)

TerPopuler

> Whatsapp-Button