Peningkatan Jalan di RT.06 Parit 3 Tuai Protes Warga, Begini Masalahnya !

Selasa, 01 November 2022, 01:10 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Tanjab Barat - Pengerjaan peningkatan jalan batas Kota Kuala Tungkal, tepatnya di RT.06 Simpang Betara Kanan menuju Parit Ponco 3 Darat Kelurahan Tungkal 2 Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi di nilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.


Masalahnya, parit yang diketahui dilintasi jalan tersebut tak di pasang Gorong-gorong, padahal kondisi riul yang lama sudah tidak layak. Sehingga, apabila melintas mobil diatasnya, sudah pasti gorong-gorong tersebut akan hancur.


"Kenapa kok tidak diganti ataupun tidak dibuat gorong-gorong itu?. Kalau begini akibatnya kebun petani bisa kebanjiran, karena air tidak bisa berjalan secara maksimal," ucap salah seorang warga, yang enggan namanya dimuat dalam pemberitaan ini.


Proyek peningkatan jalan tersebut merupakan program pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjab Barat, sebagai penyedia barang dan jasa. Dan sebagai pelaksana adalah CV. Alonso, serta Pengawas dari Geoteknik Prima Raya Konsultan.


Namun anehnya, besaran anggaran yang berasal dari Dana APBD tahun 2022 untuk proyek ini tidak dicantumkan di papan plank, sehingga publik tidak mengetahui berapa anggaran yang digunakan untuk pengerjaan peningkatan jalan tersebut.



Pantauan awak Media Snipers.news di lokasi, Senin (31/10/2022), proyek peningkatan jalan batas Kota Kuala Tungkal yang telah dikerjakan ini mendapat respon negatif dari semua warga, karena kebun mereka bisa rusak dan hancur akibat kebanjiran.


"Kalau tidak di pasang Gorong-gorong kebun kami akan hancur, kerena air tak bisa keluar. Saat ini, kami dari warga RT.06 memerlukan Gorong-gorong untuk di pasang di 18 titik, karena sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. Supaya apa, kebun kami tidak kebanjiran," papar warga lainnya.


Ditemui terpisah, seorang pengawas lapangan berinisial Ded dari CV. Alonso menyampaikan kepada media ini akan memasang Gorong-gorong tersebut, namun setelah pengerjaan jalan selesai.


"Kalau masalah Gorong-gorong ada tapi belum di pasang, kerena kita mau selesaikan dulu pekerjaan jalan tersebut," katanya, namun ini terkesan aneh. Sebab, jalan yang sudah selesai pastinya akan dibongkar kembali untuk pemasangan gorong-gorong.*


(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button