Dody Lukas, S.Th., M.M. Minta Aparat Penegak Hukum Tangkap Pelaku Intoleransi di Cianjur

Kamis, 01 Desember 2022, 19:14 WIB
Oleh Redaksi

Ket. Foto Dody Lukas, S.Th., M.M., Ketua Umum Solidaritas Kebangsaan Republik Indonesia.


SNIPERS.NEWS | Medan - Ketua Umum Solidaritas Kebangsaan RI Dody Lukas, S.Th., M.M. menyampaikan rasa keprihatinannya, atas tindakan intoleransi yang terjadi di wilayah terdampak bencana Cianjur, Jawa Barat.

Rasa keprihatinan itu timbul ketika mendengar adanya aksi intoleransi yang terjadi di kamp-kamp lokasi terdampak bencana Gempa bumi di Cianjur.

"Aksi intoleransi berupa pencopotan tanda atau tulisan bantuan dari gereja tertentu, ini membuat saya sangat prihatin," ungkap Dody Lukas, Kamis (1/12/2022) kepada wartawan via sambungan telpon selluler sekira pukul 13.00 Wib siang.

Dikatakan Lukas, intoleransi ini tidak boleh dianggap sepele, jangan karena ada tulisan atau satu dua kata mengunakan kata gereja, lantas dengan seenak hati mencopot atau malah mengembangkan isu ada kristenisasi atau permurtadan massal di lokasi bencana. 

"Bila kita bercerita tentang Dakwah atau Kristenisasi, maka harus ada bukti yang konkrit yang terjadi, kalau cuman membentangkan logo kecil sebagai tanda lapor bahwa bantuan sudah disumbangkan, saya rasa itu sah-sah saja. Jangan dianggap berlebihan atau dikembang-kembangkan, seakan-akan ada terjadi pemurtadan massal disitu," demikian dijelaskannya.

"Saya justru paling tidak setuju bila dilokasi terdampak bencana ada sarat kepentingan lain. Yang murni-murni saja lah," tambahnya.

"Jadi tolong, agar pihak kepolisian daerah setempat untuk diproses para pelaku pengrusakan logo bantuan itu. Berikan rasa jera bagi pelaku intoleransi. Karena Indonesia ini majemuk, dan semua warga negara berhak menganut dan meyakini agama dan kepercayaannya masing-masing serta dijamin dan dilindungi oleh negara," tegasnya.*

(R - 1)

TerPopuler

> Whatsapp-Button