Lato Lato Dilombakan di Sumberbendo, Zaenul ; Buat Kreasi Anak

Minggu, 15 Januari 2023, 21:29 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Permainan latto-latto yang sedang tren di masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini, dianggap memiliki dampak positif terhadap anak. Salah satunya dapat menjauhkan anak dari ketergantungan bermain menggunakan Gedget. 

Oleh hal itulah, permainan latto-latto pun kini menjadi permainan yang diperlombakan baik oleh  anak-anak maupun orang dewasa.

Seperti halnya lomba permainan latto-latto yang digelar oleh pemuda Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, perlombaan latto-latto ini bukan hanya anak anak namun juga orang dewasa.

Perlombaan latto-latto tersebut di dukung oleh Mecca Toys, Gilang Foto Copy, Inn Mainan, D&A Pro Audio dan Ponkesdes Sumberbendo.

Acara tersebut dilaksanakan di halaman Balai Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.
                               

Perlombaan ini dimulai jam 09.00 WIB hingga jam 15.30 WIB, lomba itu disambut antusias kemeriahan para peserta, dan ditambah keseriusan ibu-ibu mendampingi anak-anaknya untuk mengikuti gelaran tersebut.

Ketua Panitia Zainul Arifin berinisiatif menggelar pertandingan tradisional itu di tengah maraknya anak-anak bermain gadget. Jika sekadar memainkannya saja tanpa mengingat waktu bermainnya, lebih baik dilombakan.

"Adanya permainan latto-latto itu juga diharapkan dapat mengurangi dampak anak-anak dalam menggunakan handphone atau gadget agar tidak ketergantungan,” ungkapnya, Minggu (15/01/23).

Bukan sekadar bermain dan siapa yang paling lama memainkannya, panitia acara juga memberikan sejumlah tantangan kepada para peserta, seperti bermain sambil mengangkat tangan, berjongkok, berdiri sambil bergaya hingga berputar-putar.

Zainul Arifin sangat mengapresiasi keikutsertaan anak-anak di wilayah Desa Sumberbendo untuk memberi ruang dalam menyalurkan permainan tersebut. Momentum latto-latto itu sekaligus menghimbau kepada mereka memberikan pemahaman terkait keselamatan dalam bermain.

"Lomba itu memberikan ruang kepada anak-anak dalam memainkan latto-latto yang ramai dimainkan. Namun, jangan bermain di sembarang tempat, seperti pinggir jalan besar yang bisa membahayakan,” ujarnya.

Zainul Arifin juga berharap, ada permainan tradisional lainnya yang anak-anak suka dan menjadi booming seperti latto-latto, agar permainan tradisional semakin dikenal dan disukai anak-anak zaman sekarang.

Juara pertama dalam lomba tersebut mendapatkan 1 unit sepeda BMX, juara kedua mendapatkan 1 buah kompor gas, juara ketiga 1 buah kipas angin dan juara keempat dan kelima masing-masing hadiah hiburan.*

(Tofa)

TerPopuler

> Whatsapp-Button