Ketua DPD KNPI Buru Berikan Apresiasi Atas Pembangunan Bendungan Wayapu

Friday, March 10, 2023, 03:33 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Namlea - Melalui Kementerian Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, pemerintah kembali membangun sebuah bendungan di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kabupaten Buru Provinsi Maluku.


Pembangunan Bendungan Wayapu di Kabupaten Buru ini bertujuan untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan, dalam rangka mendorong produksi pertanian yang berkelanjutan di daerah penghasil Emas dan penghasil minyak kayu putih ini.


Semoga, Bendungan Wayapu, jika nantinya selesai akan memberikan manfaat di masyarakat, dan dapat memenuhi ketersediaan jaringan irigasi untuk pertanian di kawasan tersebut.


Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Buru Abd. Rauf Wabula kepada media ini melalui telepon selulernya, Kamis (09/03/2023).


Wabula menyatakan, bahwa pembangunan Bendungan Wayapu di Kabupaten Buru yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan Adhi KSO dan PT. HK ini memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta m3.


Ini merupakan salah satu proyek Strategi Nasional, sehingga dapat dikatagorikan Bendungan Wayapu akan menjadi bendungan multifungsi bagi kehidupan masyarakat Buru ke depan.


"Karena pembangunan Bendungan Wayapu ini merupakan suatu proyek infrastruktur penyediaan air baku, air irigasi, sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir dan memiliki potensi pembangkit listrik di daerah penghasil emas dan penghasil minyak kayu putih terbesar di Indonesia ini," ujar Wabula.


Tak hanya itu, Ketua DPD KNPI Buru Abd Rauf Wabula juga mengatakan, bahwa Bendungan Wayapu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Buru, terutama ketersediaan air irigasi yang seluas 10.000 hektare dan tersedianya air baku dengan debit 500 liter/detik.


"Selain itu, juga kemampuan pada bendungan yang ada ini akan mengurangi banjir sebanyak 557 m3/detik, dan bisa digunakan untuk pembangkit listrik serta sebagai tempat pariwisata, yang akan menumbuhkan perekonomian kehidupan masyarakat umum, khususnya masyarakat Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan," ungkap Wabula.


Olehnya itu, Abd Rauf Wabula mengajak seluru elemen masyarakat daerah ini, untuk memberikan dukungan terhadap program pemerintah yang ada saat ini. "Masyarakat harus dan wajib memberikan support kepada kedua perusahaan berplat merah, dalam hal ini PT. PP ADHI KSO dan PT. HK, agar secepatnya dapat menyelasaikan pembangunan Bendungan Wayapu," ajak Ketua DPD KNPI Kabupaten Buru ini.


Selain itu, dia juga mengajak kembali kepada masyarakat di daerah ini untuk tidak  terprovokasi dengan opini liar atau orang orang yang tidak berkeinginan kemajuan daerah ini. "Karena itu juga akan menghambat pembanguan di negeri kita sendiri," kata Wabula.


Dia juga menjelaskan, perlu disadari, bahwa PT. ADHI KSO dan PT. HK mengerjakan bendungan tersebut bersandar pada regulasi dan Perpres, sehingga proses pembangunan bendungan ini wajib dan hak, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam ketentuan perundang undangan dan tidak serta merta untuk diganggu oleh pihak lain, apalagi ini merupakan pembanguan Strategis Nasional.


"Sudah barang tantu kewajiban itu harus ditunaikan apabila itu wajib, dan sampai saat ini kewajiban itu selalu dilakukan sesuai  progres dan tempat dimana dua PT. tersebut melakukan pekerjaannya," imbuhnya.


Apalagi saat ini, jelas Wabula, ada steitmen tuduhan dugaan terjadinya korupsi terhadap anggaran proyek tersebut. Terkait hal itu Wabula membantah dan menyayangkan tuduhan tersebut.


"Ini sesuatu hal yang keliru dan perlu diluruskan. Mestinya bedakan dulu pekerjaannya, mana pekerjaan yang dikerjakan Plat merah dan mana yang dikerjakan swasta, sehingga kita bisa memahami bahwa pekerjaan yang dikerjakan plat merah sudah diatur mekanismenya oleh pemerintah pusat," terang Wabula.


Disisi yang lain, Wabula sedikit menyuarakan bahwa saat ini kontrak pelaksanaan pembangunan Bendungan Wayapu sedang berjalan dengan baik. Dan dirinya menganggap, sebuah fitnah yang dilayangkan oleh pihak tertentu merupakan hal yang diada-adakan, sehingga terkesan dapat menghambat pembangunan di wilayah tersebut.


Diakhir penutup, Ketua DPD KNPI Kabupaten Buru menyatakan sikap, bahwa KNPI dan elemen masyarakat saat ini memberikan dukungan dan siap mengawal serta selalu mensuport pembangunan Bendungan Wayapu, yang dikerjakan oleh kedua perusahaan plat merah ini.


"Kenapa demikian, karena DPD KNPI Kabupaten Buru menilai pembangunan Bendungan Wayapu ini sangat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi kehidupan masyarakat buru ke depan," imbuhnya.


Dia (Ketua DPD KNPI) Kabupaten Buru dan seluruh masyarakat berharap di tubuh Pemerintah Daerah jangan ada kelompok kelompok kecil yang selalu memanfaatkan situasi dan kondisi tertentu. "Sehingga kemudian akan berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada, dan menghambat proses pembangunan yang ada di kabupaten yang kita cintai ini," tutur Abd. Rauf Wabula.*


(ATM-MM)

TerPopuler