Ketum HMI Angkat Bicara Terkait Tudingan Miring Terhadap PT. Harita Group

Minggu, 02 April 2023, 12:57 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Halsel - Terkait berita tayang di salah satu media yang menyudutkan PT. Harita Group menjadi polemik dan mengundang berbagai macam komentar dari kalangan publik. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan melihat, ini sebagai proses yang terjadi secara sepihak. 

Sebagai mitra kritis PT. Harita Group, pihak HMI Bacan setiap saat berupaya mengupdate informasi di perusahan pertambangan yang beroperasi di wilayah administrasi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tersebut.

Melihat komentar salah satu lembaga  terhadap PT. Harita, HMI menilai terkesan sangat tendensius. Pasalnya, beberapa hal yang ditudingkan seperti pembuangan limbah tambang ke laut hingga terjadi pencemaran air tidak sesuai fakta di lapangan. 

"Sejauh ini kami melihat PT. Harita Group masih bekerja sesuai standar yang diberikan pemerintah," ucap Ketua Umum HMI Cabang Bacan Tahirun Mubin, Minggu (02/04/23). 

Persoalan pembuangan limbah tambang ke laut hingga rusaknya biota laut dan berimplikasi pada ikan yang tidak bisa dikonsumsi masyarakat lingkar tambang itu keliru dan terkesan ada kepentingan lain. 

"Karena sampai sekarang, pasokan ikan untuk kepentingan perusahan masih di ambil dari Nelayan lokal seputaran pertambangan, dalam hal ini masyarakat Obi. Itu artinya, ikan di perairan Pulau Obi masih berlimpah ruah," jelasnya.

Terlepas dari itu, Ketua Umum HMI Bacan Tahirun Mubin ketika ditemui di Sekretariat  HMI menyampaikan, bahwa keberadaan PT. Harita Group di Halsel sangat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberian fasilitas lain yang dibutukan masyarakat Halsel pada umumnya. 

"Keberadaan PT. Harita Group di Halsel sangat menguntungkan, karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Mulai dari penyerapan tenaga kerja dan juga pemberian fasilitas lain yang di butuhkan masyarakat, mereka (PT. Harita) penuhi," ungkap Tahirun.

Terpisah dari itu, tegas Ketua HMI yang terkenal kritis ini, aktivis "Hijau Hitam" tetap berkomitmen mengawal kepentingan masyarakat.

"Sebagai organisasi perjuangan dan kemahasiswaan, kami berkomitmen, jika dikemudian hari otoritasi PT. Harita Group  lalai dan melepas kewajibannya, kami tegaskan akan melakukan gerakan demi kepentingan umum dan masyarakat lingkar tambang di Pulau Obi kepada pihak Harita Group," tutupnya.*

(H.M)

TerPopuler

Whatsapp-Button