Dua Bulan Menikah Diduga Selingkuh, Suami di Tebing Tinggi Aniaya Istri

Jumat, 26 Januari 2024, 10:34 WIB
Oleh Arifin Soeparni



SNIPERS.NEWS | Tebing Tinggi - Dikarenakan ketahuan selingkuh, seorang suami inisial MI (27) tega menghajar istrinya sendiri Giliani (33) hingga mengalami luka lebam  disekitar bagian bahu sebelah kiri dan kanannya.

Diketahui, kejadian bermula pada Selasa 19 Desember 2023, sekitar pukul 02.00 WIB, saat korban memeriksa handphone milik suaminya, korban melihat adanya pesan singkat di aplikasi whatsapp dari seorang perempuan yang tidak dia kenal. Korban pun menanyakan pesan singkat tersebut kepada suaminya, dengan rasa panik dan geram sang suami kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban.

Seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto dalam keterangannya, Jumat (26/01/24), Pelaku dan korban merupakan pasangan suami istri yang sah menikah dan baru menjalin bahtera rumah tangga sekitar 2 bulan lalu, beralamatkan di Jalan Ir. Juanda Kelurahan Berohol Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

"Awalnya, korban (istri) mendapati pesan singkat whatsapp dari seorang wanita di handphone pelaku, yang diketahui merupakan selingkuhan pelaku. Kemudian terjadi percekcokan antara suami dan istri, hingga akhirnya pelaku panik dan menganiaya korban dengan menggunakan tangan kosong yang menyebabkan korban mengalami rasa sakit pada leher dan luka lebam pada bahu," terangnya.

“Tidak terima dianiaya, korban mendatangi Polres Tebing Tinggi untuk melaporkan suaminya " sambungnya.

“Setelah melakukan penganiayaan, pelaku sempat melarikan diri keluar daerah. Sementara Sat Reskrim membentuk tim khusus untuk memburu pelaku, hingga akhirnya keberadaan pelaku diketahui polisi. Pelaku berhasil ditangkap polisi pada Rabu 24 Januari 2024, saat berada dirumah warga di Desa Buntu Bedimar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang," ungkap Kasi Humas.

“Petugas kemudian membawa pelaku ke Mapolres Tebing Tinggi untuk pemeriksaan, dan terhadap pelaku dijerat dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga," pungkasnya.*

(JE)

TerPopuler