Kapolres Pematang Siantar Pimpin Anev GKTM Periode 2024 dan Anev OMB 2023-2024

Senin, 05 Februari 2024, 20:55 WIB
Oleh Arifin Soeparni

SNIPERS.NEWS | Pematang Siantar - Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno, S.H., S.I.K., Pimpin Anev GKTM Periode 2024 tahun dan Anev Operasi Mantap Brata (OMB) Tahun 2023-2024 bertempat di Aula Polres Pematangsiantar, Senin (5/2/2024) pukul 09.00 Wib.

Anev itu dihadiri Wakapolres Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K., M.H., Para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek dan Kanit Polsek Jajaran Polres Pematang Siantar. 

Dalam Arahannya Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno menyampaikan, hari ini kita melaksanakan anev gangguan kamtibmas tahun 2024 yaitu satu bulan kebelakang dan untuk mengantisipasi hal- hal yang akan kita hadapi selama bulan Februari terutama dalam menyangkut kegiatan Pemilu yang akan dilaksanakan minggu depan.

Untuk itu, beberapa atensi dari pimpinan untuk kita laksanakan, dimana setiap pagi para Kapolres jajaran mengadakan zoom sama Bapak Kapolda untuk menganev situasi harian.

"Memang selama bulan Februari ini dalam 5 hari belakangan Polres Pematang Siantar dinilai kondusif dan tidak ada yang menjadi atensi, dimana beberapa yang menyangkut gangguan kamtimbas kita menindaklanjutinya dengan cepat," ucap AKBP Yogen. 

Untuk itu, Kata AKBP Yogen, kepada seluruh yang namanya perwira harus mampu dan mengerti situasinya dan mengerti tugas pokoknya sehingga menjadi contoh kepada anggota di lapangan, dimana ke depan situasi Pemilu harus kita antisipasi baik dengan hal-hal kecil yang kemungkinan menimbulkan gangguan kamtibmas ke depannya. 

Terkait dengan pengendalian situasi kamtibmas pimpinan menginginkan pengorganisasian yang baik dan rentang kendali dikerjakan orang-orang yang menempati struktur yang telah ditetapkan. Untuk memastikan seluruh perwira mampu menjabarkan tugasnya sehingga pada saat memberikan arahan kepada anggotanya tidak bingung agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar. 


Melihat situasi dinamika Pemilu yang terus bergerak memang untuk Kota Pematang Siantar masih kondusif, namun kita harus melihat situasi di daerah lain jangan sampai kita lengah. Untuk itu harus kita antisipasi mulai tingkat bawah mulai Bhabinkamtimas dan deteksi dini dari Intelkam yang bekerja sama dengan Intel Polsek sehingga dapat di antisipasi dan jangan sampai ada kejadian 

Pimpinan meminta selama penyelenggaraan pemilu tidak boleh ada aksi Fandalisme, konvoi, demo rusuh dan sebagainya. 

"Kita harus antisipasi demo yang ada di Siantar, pimpinan juga menyampaikan, Kota Siantar masih situasi hijau harus dapat dikendalikan dan jangan sampai masuk situasi kuning apalagi merah menjelang 9 hari pencoblosan," kata Kapolres. 

Lebih lanjut.Kapolres menambahkan, terkait dengan Pemilu khususnya pendistribusian logistik harus di perhatikan. "Memang Kota Siantar semua dapat di jangkau, untuk itu kita jangan sampai terlena yang bisa menjadi gangguan dan ini penting juga untuk dideteksi lebih awal dimana pak Kapolda sangat atensi terhadap gangguan keamanan yang berefek kepada keselamatan jiwa sehingga para Kapolsek apabila hal-hal seperti itu terjadi segera dilaporkan sama pimpinan untuk di laporkan kepada pimpinan yang lebih tinggi," terangnya.

"Yang berhubungan dengan kasus-kasus terhadap perempuan dan anak apapun itu kasusnya harus ditangani dengan cepat. Terkait dengan media agar humas memiliki hubungan baik dengan media sehingga kerja sama yang baik terjalin," sambungnya.

Dari beberapa paparan PJU dan Kapolsek berkaitan dengan aplikasi SOT agar semua personil Polres Pematang Siantar memiliki aplikasi SOT dan yang belum memiliki aplikasi segera dilaporkan dimana ini sudah program dari Mabes Polri.

"Untuk situasi ke depan berhubungan dengan Pemilu agar Kasat Intel terus lakukan koordinasi sehingga tidak liar kemana-mana dan segera ditindaklanjuti. Masing masing satfung harus bekerja dalam satu kesatuan Polres Pematangsiantar," tandasnya.*

(PN)

TerPopuler