Kapolda Kepri Hadiri Penyerahan SRTORA Tahun 2021 Kepada Masyarakat

Rabu, 22 September 2021, 9/22/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Batam - Kapolda Kepri Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si. menghadiri kegiatan penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (SRTORA) Tahun 2021 oleh Presiden Ri melalui sarana Vicon di VVIP Bandara Hang Nadim Kota Batam, Rabu (22/09/2021) sekira pukul 13.00 Wib.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., Gubernur Kepri Ansar Ahmar, Kasgogab Wilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar, Kabinda Kepri Brigjen Pol Drs. R.C Gumay, S.I.K., Kazona Bakamla Kepri Laksamana Hadi Pranoto, Danrem 033 /Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu, Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksama Pertama Indarto Budiarto dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri Marlin Agustina.

Kemudian Kanwil BPN Kepri Askani, S.H., M.H., Kepala BPN Kabupaten Bintan H. Asnen Novizar, A.p.t.n.h, M.H, PJU Polda Kepri, Waka Polresta Barelang AKBP Junoto, S.I.K., Kapolsek Kawasan Bandara AKP Cut Putri Amelia, S.I.K., Danramil Kecamatan Nongsa Kapten C. Siregar serta perwakilan masyarakat Bintan yang berjumlah 20 orang.

Dalam sambutannya, Kanwil BPN Provinsi Kepri, bahwa BPN Kepri akan membagikan 10 ribu bidang tanah dan sertifikat tanah di Wilayah Provinsi Kepri, dan mentargetkan tahun ini s/d tahun 2024 tanah yang belum bersertifikat akan disertifikat sesuai instruksi dari pusat. 


Gubernur Kepri mengatakan, "kita berterimakasih kepada Bapak Presiden RI dan Kementrian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, yang hari ini akan menyerahkan lahan ke masyarkat dalam bentuk sertifikat. Dan Akan dilakukan peninjauan ulang untuk penerbitan sertifikat masyarakat pesisir bagi nelayan di Provinsi Kepri, yang akan dilaksanakan tahun ini sampai tahun 2024," ucap Gubernur.

Kemudian dilaksanakan penyerahan Sertifikat Tanah oleh Gubernur Kepri kepada perwakilan masyarakat Kabupaten Bintan yang hadir. Dan, dilaksanakan juga Video Conference bersama Bapak Presiden RI.

Dalam sambutannya, Presiden RI Ir. Joko Widodo berharap, kedepannya tidak terjadi lagi konflik agraria di wilayah Indonesia. Dan Presiden RI ingin masyarakat kecil mempunyai kepastian hukum atas kepemilikan tanah, maka penyerahan sertifikat tanah ini merupakan bentuk kepedulian negara terhadap rakyatnya. 

Presiden RI memberikan sertifikat tanah hari ini sangat istimewa, hal ini dikarenakan tanah tersebut merupakan tanah baru untuk masyarakat yang berasal dari tanah terlantar dan pelepasan tanah hutan. 

Dan ini merupakan komitmen negara guna mengurai konflik agraria dengan cara memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Negara berkomitmen akan memberantas mafia tanah.*

(Rianto/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button