MIN 1 Aceh Tenggara Butuh Pembangunan Ruang Belajar dan Mobiler

Sabtu, 23 Oktober 2021, 10/23/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Agara - Sekolah Madrasah Ibtida'iyah Negeri (MIN) 1 Aceh Tenggara (Agara), yang terletak di Desa Perapat Hulu Kecamatan Babussalam butuh  pembangunan ruangan belajar dan kekurangan mobiler belajar mengajar serta sarana - prasarana pendidikan.


Kepala Sekolah MIN 1 yang tak mau disebutkan namanya menyampaikan, dari satuan pendidikan, MIN 1 ini berharap mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tenggara.


Pasalnya, sudah beberapa tahun ini, sekolah MIN 1 ini mayoritas siswanya dari kalangan anak Pegawai Negeri Sipil (PNS) bahkan dari kalangan, Polri, TNI dan masyarakat  setempat.



Ironisnya sekolah ini tidak diperhatikan pembangunan dan mobilernya, yakni berupa meja, kursi, lemari, papan tulis dan rak buku, bahkan dalam satu lokal di sekat menjadi dua bagian, hingga sampai menyewa rumah warga yang dekat dengan sekolah untuk kegiatan belajar dan mengajar.


Namun dari Pemda setempat, melalui Dinas Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Tenggara belum memberikan perhatiannya untuk sekolah MIN 1 ini.


"Kondisi sekolah saat ini sangat kekurangan mobiler berupa kursi dan meja. Akibatnya, anak-anak ketika menerima mata pelajaran kebanyakan dari mereka harus memakai meja dan kursi yang tidak layak di pakai," ujar Kepala Sekolah kepada media Snipers.news, Selasa 18 Oktober 2021.


Saat ini, ungkap Kepsek, mobiler yang dimiliki pihak sekolah jumlahnya sangat terbatas. Bahkan satu ruang kelas tanpa mobiler sama sekali, sementara sebelum penyekatan lokal siswa yang menerima pelajaran harus aplusan.



"Sekolah membutuhkan kursi dan meja, paling tidak beberapa kelas harus terisi. Sehingga belajar mengajar tidak terhambat, akibat keterbatasan kursi dan meja. Besar harapan kami agar Pemerintah Kabupaten Agara bisa melihat situasi dan kondisi sekolah kami," harapannya.


Selain kekurangan mobiler, guru sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Aceh Tenggara ini juga membutuhkan rumah dinas untuk guru, sehingga proses belajar mengajar bisa lebih maksimal.


"Sarana dan prasarana pendidik perlu ditingkatkan, para siswa harus mendapat pelayanan yang lebih baik untuk mengembalikan senyum bahagia peserta didik," ungkapnya.*

(Dalisi/Har)

TerPopuler

> Whatsapp-Button